BLORA, Beritajateng.id – Bantuan 71 pompa air atau Alkon disalurkan untuk petani agar dapat menghadapi dampak kekeringan di wilayah Kabupaten Blora. Alat pertanian itu berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
“Bantuan tersebut dibagikan oleh Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Direktorat Alat dan Mesin Pertanian Kementan RI. Sebanyak 74 unit berupa pompa air kecil sekitar 3 inch,” ujar Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP4) Blora, Sofwan Rifa’i, Selasa, 29 September 2026.
Ia menyebutkan, penyaluran bantuan tersebut telah terlaksana pada bulan Juli 2026, sebagai upaya antisipasi kekeringan pada Musim Tanam III 2025/2026 di wilayah yang sumber airnya masih ada.
“Selain itu, (bantuan tersebut) membantu MT-I 2026/2027 nanti, untuk yang air tersedia maupun untuk menyambung selama MT-I saat intensitas hujan belum rutin dan merata,” katanya.
Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Surat, mengatakan pihaknya bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan BBWS Bengawan Solo menyiapkan empat pompa air untuk petani.
“Sekiranya petani membutuhkan bantuan untuk memompakan air dari sungai, selama sungai masih ada airnya. Atau para petani masih memiliki tanaman padi, palawija itu kami siap menerjunkan, dan ada empat Alkon yang siaga di Kabupaten Blora,” terang Surat.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Utia Lil















