BLORA, Beritajateng.id – Pengadaan moda transportasi antar kota berupa bus Trans Jateng untuk rute Blora-Rembang diperkirakan terealisasi pada 2045 mendatang. Lamanya waktu itu diduga akibat Blora yang terkendala Wilayah Pengembangan (WP)
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora, Sunyoto, saat ditemui di kantornya pada Selasa, 29 September 2026.
“Kita (Kabupaten Blora) terkendala wilayah pengembangan. Blora masuknya WP Banglor (Rembang-Blora), bukan WP Kedungsepur yang saat ini sudah memiliki rute Trans Jateng,” katanya.
Meski begitu, Sunyoto menegaskan pihaknya terus mengusulkan pengadaan bus Trans Jateng rute Blora-Rembang itu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah setiap tahun. Harapannya usulkan itu segera direalisasikan tanpa menunggu hingga 2045.
Potensi Operasional Bus Trans Jateng di Blora Masih Dikaji Pemprov
Pada 2024, Pemkab Blora bersama Pemkab Grobogan meminta Pemprov Jateng untuk melakukan perpanjangan rute Semarang-Mranggen (Demak)-Godong (Grobogan), agar layanan transportasi publik itu dapat menjangkau Blora.
Namun, usulan tersebut ditolak Pemprov Jateng dikarenakan Kabupaten Blora tidak termasuk dalam Wilayah Pengembangan (WP) Kedungsepur.
“Blora tidak masuk WP Kedungsepur, jadi usulan perpanjangan rute ditolak,” jelas Kabid LLAJ Dinrumkimhub Blora, Sunyoto, Senin, 7 Juli 2025.
Sementara pada 2025 kemarin, Pemkab Blora kembali mengajukan alternatif untuk rute Rembang-Blora. Harapannya, rute ini dapat terintegrasi dengan layanan Trans Jateng lainnya, termasuk Jepara-Kudus-Pati (Jekuti).
Usulan ini dianggap lebih realistis karena Blora termasuk dalam WP Banglor (Rembang-Blora). Selain itu, jarak pusat kota Blora ke Rembang kurang dari 50 kilometer, sesuai aturan maksimal usulan trayek Trans Jateng.
Sebagai informasi tambahan, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pernah mengungkap bahwa Kabupaten Blora berpotensi menjadi sasaran operasional bus Trans Jateng.
“(Trans Jateng ke Blora?) Bisa, bisa,” kata Luthfi saat mengunjungi Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah 2025 di Lapangan Kridosono, Blora, Jumat, 26 September 2025 lalu.
Namun kala itu, Luthfi menegaskan, operasional Trans Jateng untuk Kabupaten Blora masih menunggu hasil kajian dari Dishub Provinsi Jawa Tengah.
“Nanti Dishub yang mengatur pengoperasian Trans Jateng, terkait izin trayek yang sudah ada. Jangan sampai terjadi benturan,” tegas Luthfi.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Utia Lil















