BLORA, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora kembali meminjamkan sebanyak tiga lahan ke Badan Gizi Nasional (BGZ) untuk pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Ketiga dapur SPPG tersebut dibangun untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Blora Kota, Randublatung, dan Jiken.
Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Blora, Artika Diannita menyebut dari BGN memiliki skema tersendiri untuk melibatkan pemerintah daerah dalam mendukung program MBG.
“Dari BGN sudah ada skemanya. Kebetulan Blora ada tiga (lahan),” jelas Artika, Senin, 10 November 2025.
Dalam hal ini, ia menjelaskan bahwa pihaknya hanya melakukan pendampingan di ketiga lahan tersebut saat BGN melakukan peninjauan.
“Kami dilibatkan dalam pendampingan saja, saat survey lokasi (dapur SPPG),” sambung Artika.
Sebelumnya, Sekretaris Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora, Susi Widyorini menjelaskan pihaknya siap meminjamkan lahan ke BGN untuk mendukung program MBG.
“Yang di Blora kota itu di Kelurahan Kunden, dengan luas lahan mencapai 2.190 meter persegi, sementara Randublatung dan Jiken itu 1.000 meter persegi,” terangnya.
Menurutnya, lahan yang disediakan Pemkab Blora sudah memenuhi kriteria minimal BGN untuk pendirian dapur SPPG. Yaitu, 800-1000 meter persegi lahan kosong dan siap bangun.
Tak hanya tiga lahan itu, di awal program ini Pemkab Blora juga telah meminjamkan lahan ke BGN untuk dapur SPPG di barat Lapangan Kridosono. Sehingga total lahan yang dipinjamkan ke BGN yakni empat.
“Yang di Kridosono juga lahan Pemkab untuk mendukung program MBG,” tuturnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















