BLORA, Beritajateng.id – Satu keluarga dari Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tercatat ikut dalam program transmigrasi ke Provinsi Sulawesi Tengah tahun ini.
Kepala Dinperinnaker Blora, Endro Budi Dermawan mengatakan, keluarga yang terpilih berasal dari Desa Sumber, Kecamatan Kradenan. Satu keluarga itu ditempatkan di Desa Torire, Kecamatan Tore, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah
“Untuk tahun ini satu keluarga, itu terdapat empat jiwa, karena anaknya dua,” ujar Endro, Senin, 29 Desember 2025.
Tahun ini pihaknya mengajukan tiga keluarga dalam program transmigrasi tersebut. Namun pemilihan atau seleksi dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sehingga satu keluarga tersebut yang terpilih.
“Setiap kabupaten berbeda-beda. Kuota yang menentukan dari provinsi. Untuk Jawa Tengah sendiri berapa kuotanya juga saya tidak tahu. Tapi untuk Blora hanya satu keluarga yang terpilih,” katanya.
Lebih lanjut, Endro menyebutkan keluarga yang berangkat tahun ini untuk pindah daerah lain itu merupakan calon peserta transmigrasi yang diajukan pada 2024 lalu. Adapun dua keluarga yang belum lolos tahun ini akan diajukan kembali pada 2026 mendatang.
“Nanti kita ajukan kembali kalau masih mendapatkan kuota dari provinsi. Tiga tahun ini kita mendapatkan kuota satu keluarga, semoga tahun depan dapat lagi,” katanya.
Ia menambahkan, peserta transmigrasi tidak terpatok oleh keluarga miskin, namun komitmen untuk bertahan di tempat yang baru. Sehingga pendaftaran dilakukan secara bebas, tanpa ada kriteria desil.
“Kalau tahun ini kelihatannya dari desil 1. Tapi untuk keberangkatan atau terpilih tidak tergantung oleh desil,” kata Endro.
Diketahui, program transmigrasi dari pemerintah ini memiliki tujuan untuk pemerataan penduduk dan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan hingga menciptakan lapangan baru, serta mengembangkan potensi sumber daya alam suatu wilayah.
Dalam program ini, penduduk di wilayah padat seperti Jawa dan Bali akan didistribusikan ke wilayah yang jarang penduduknya seperti Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan lainnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















