DEMAK, Beritajateng.id – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Demak telah menerbitkan sebanyak 54 Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pengelola Pangan Gizi (SPPG) di wilayah setempat.
Kepala Dinkesda Demak Ali Maimun menjelaskan, penerbitan SLHS dilakukan melalui sejumlah tahapan ketat guna memastikan keamanan dan kualitas pangan program makan bergizi gratis (MBG)
Proses tersebut meliputi pelatihan penjamah makanan, inspeksi kesehatan lingkungan (IKL), pemeriksaan kualitas air dan sampel makanan, serta pengajuan resmi dari pihak SPPG.
“Pelatihan penjamah makanan kami lakukan bekerja sama dengan Bapelkes Jawa Tengah. Sementara untuk IKL dilakukan oleh bidang kesehatan lingkungan Dinkesda yang melibatkan tenaga sanitasi, ahli gizi, petugas survei, dan petugas laboratorium kesehatan masyarakat,” terangnya.
“Setelah itu, kami juga melakukan pemeriksaan sampel air untuk memastikan tidak mengandung E.coli atau merkuri,” sambungnya.
Selanjutnya, pihaknya menilai secara menyeluruh aspek kebersihan dan penerapan standar operasional di setiap SPPG. Pemeriksaan meliputi tata letak, penyimpanan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan.
“Bahkan, seluruh karyawan juga menjalani skrining kesehatan,” tambahnya.
Apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi dan hasil pemeriksaan dinyatakan aman, kata dia, SLHS akan diterbitkan.
Ali menegaskan tidak ingin mempersulit proses percepatan program MBG. Namun, seluruh tahapan harus tetap dijalankan secara profesional.
“Kami tidak ingin mempersulit, tapi kami tetap mengedepankan profesionalisme dan menjaga kualitasnya,” tegasnya.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Tia















