DEMAK, Beritajateng.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak melakukan monitoring dan evaluasi (monev) untuk memastikan program makan bergizi gratis (MBG) berjalan berkualitas dan sesuai standar, khususnya di sekolah.
“Kegiatan ini dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan tujuan memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) berjalan sesuai standar,” kata Penata Layanan Operasional SD-SMP Dindikbud Demak, Muhammad Qomaruddin, baru baru ini.
Kegiatan monev ini melibatkan berbagai pihak diantaranya BPPMP, Dinas Kesehatan, Cabang Dinas (Cabdik), serta unsur SPPI.
Dalam pelaksanaannya, ia menjelaskan tim monev melakukan visitasi langsung ke sekolah untuk melihat kondisi pendistribusian dan tempat penyimpanan makanan setelah tiba di sekolah. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa makanan yang diterima siswa aman, bersih, dan tersimpan dengan baik sebelum dibagikan.
Selain itu, tim juga mengecek prosedur penanganan apabila terjadi kasus keracunan serta melakukan pendataan siswa penerima manfaat.
Ke depan, kata dia, visitasi serupa akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan program berjalan optimal.
Hingga saat ini, pihaknya menegaskan belum ada laporan keluhan atau aduan terkait pelaksanaan MBG. Meski begitu, beberapa masukan tetap diterima demi peningkatan kualitas, salah satunya terkait penggunaan sarung tangan saat pendistribusian makanan.
“Belum ada aduan atau keluhan yang masuk, cuma memang ada masukan. Saat pendistribusian MBG itu harus pakai sarung tangan biar lebih safety. Itu masukan dari kami,” tuturnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















