DEMAK, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) menggencarkan kunjungan supervisi dan monitoring ke sejumlah fasilitas kesehatan dalam rangka mempercepat penanggulangan Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Kepala Dinkesda Demak, Ali Maimun mengatakan, percepatan penanggulangan HIV tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Kami terus memperluas akses deteksi dini, memperkuat pendampingan, serta memastikan fasilitas di seluruh layanan kesehatan. Selain itu, kami juga mendorong masyarakat untuk terlibat dalam upaya pencapaian program pencegahan HIV,” ujarnya.
Ia menjelaskan kegiatan supervisi menjadi salah satu upaya dalam memberikan bimbingan teknis, sehingga pelayanan kepada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) semakin optimal.
“Kegiatan supervisi dan monitoring ini penting untuk memastikan pelayanan HIV di fasilitas kesehatan berjalan sesuai standar, serta untuk mengidentifikasi persoalan yang mungkin muncul di lapangan,” jelasnya.
Pihaknya mendorong fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) membuka layanan tes HIV agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pemeriksaan tanpa harus ke rumah sakit. Selain itu, pelatihan tenaga kesehatan juga diperkuat agar pendampingan terhadap ODHA lebih optimal dan sesuai standar penanganan.
“Upaya promotif dan preventif dilakukan melalui sosialisasi rutin, kampanye publik, hingga edukasi di sekolah dan komunitas,” tambahnya.
Melalui berbagai upaya itu, pihaknya menargetkan penurunan kasus ODHA mengetahui statusnya 95%, pasien mendapatkan pengobatan ARV 95%, dan pasien memiliki viral load tidak terdeteksi 95%.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















