GROBOGAN, Beritajateng.id – Seorang pemuda berinisial R (20), warga Dusun Taban, Desa Jenengan, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, ditemukan meninggal dunia setelah diduga terpelese dan tenggelam di aliran sungai irigasi pada Kamis, 2 April 2026.
Kapolsek Klambu AKP R. Enggal Agung menjelaskan, laporan kejadian diterima sekitar pukul 07.30 WIB setelah seorang saksi melihat korban meminta pertolongan di tengah sungai.
“Setelah mendapat laporan, kami bersama tim medis, Inafis Polres Grobogan, BPBD, dan warga melakukan pencarian. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 09.20 WIB,” ungkap Kapolsek.
Ia menuturkan kronologi bermula saat saksi bernama Sudarmini melihat korban berada di tengah saluran irigasi sambil berteriak meminta tolong. Saksi kemudian memanggil warga lainnya, termasuk Abdul Munif dan Ngatimin, untuk melakukan pertolongan.
Warga kemudian menyusuri aliran sungai yang saat itu memiliki volume air penuh dengan lebar sekitar 15 meter. Usai pencarian hampir dua jam, korban berhasil ditemukan di sisi utara jembatan penghubung Dusun Taban, sekitar 70 meter dari lokasi awal korban.
Di lokasi, petugas juga menemukan sepeda motor korban berjenis Honda matic bernomor polisi K 4674 LZ yang diparkir tidak jauh dari titik awal peristiwa.
Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis Puskesmas Klambu bersama Inafis Polres Grobogan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban mengalami kaku mayat, lumpur di saluran pernapasan, lidah tergigit, serta satu memar di bagian atas kepala yang diduga akibat benturan dengan bibir saluran irigasi.
“Dari pemeriksaan tidak ditemukan indikasi penganiayaan. Diduga korban terpeleset saat hendak mencuci tangan di saluran irigasi dan tidak dapat berenang sehingga tenggelam,” jelas Kapolsek.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan menerima musibah tersebut. Surat pernyataan penolakan telah diserahkan kepada pihak kepolisian. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















