GROBOGAN, Beritajateng.id – Kebakaran melanda deretan kios semi permanen di Pasar Gatak, Desa Sembungharjo, Kecamatan Pulokulon, pada Selasa, 24 Februari 2026 pagi sekitar pukul 06.30 WIB.
Kebakaran pertama kali diketahui warga dan pengunjung pasar yang melihat api muncul dari salah satu kios buah milik Bu Yem. Salah satu saksi mata, Yanto, mengatakan api terlihat sudah membesar saat pertama kali diketahui warga.
“Saya lihat api sudah menyala dari dalam kios buah. Warga sudah berusaha memadamkan dengan air seadanya, lalu saya langsung telepon Pos Damkar Induk Purwodadi supaya segera datang membantu,” ujar Yanto.
Menurutnya, api cepat merambat karena sebagian besar bangunan kios berbahan semi permanen dan jaraknya saling berdekatan.
“Api cepat sekali membesar karena kiosnya berdempetan. Kami khawatir merambat lebih luas, jadi semua warga ikut membantu sebisa mungkin,” tambahnya.
Petugas Pos Damkar Induk dengan dibantu tim dari Pos Damkar Wirosari berhasil melakukan pemadaman satu setengah jam setelahnya. Situasi di sekitar Pasar Gatak pun kini dinyatakan telah aman.
Adapun kios yang terbakar diketahui milik Bu Noni (49), Mbak Yem (35), Bu Lestari (50), Mbak Put (30), Mas Niam (28), Mbak Yuli (34), Mbah Marni (70), Bu Las (56), Mas Lis (33), dan Mbah No (68).
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp50 juta. Sementara sejumlah barang dan bangunan kios lainnya masih dapat diselamatkan.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Para korban pun berharap Pemerintah Kabupaten Grobogan bisa memberikan perhatian dan dukungan agar aktivitas mereka bisa kembali normal.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















