JEPARA, Beritajateng.id – Material longsor menutup akses utama Jalan Damarwulan-Tempur di Desa Damarwulan, Kecamatan Keling pada Rabu, 11 Maret 2026. Bencana ini terjadi usai wilayah tersebut diguyur hujan deras.
“Saat ini kami masih melakukan penanganan dengan membersihkan material longsor. 1 alat berat sudah kami kerahkan agar akses jalan dapat segera dibuka kembali,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto.
Arwin mengungkapkan longsor tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di ruas jalan Damarwulan-Tempur, tepatnya setelah Tanjakan Leki. Longsor itu dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi beberapa hari terakhir, ditambah kondisi tanah yang labil.
“Material longsor dengan ketinggian sekitar 100 meter dan lebar sekitar 75 meter menutup badan jalan sehingga akses utama menuju Desa Tempur tidak dapat dilalui kendaraan,” ujarnya.
Selain menutup jalan, longsor juga menyebabkan kerusakan pada infrastruktur di sekitar lokasi. Di antaranya jalan tertimbun material tanah dan satu tiang listrik dilaporkan patah akibat tertimpa longsoran.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sambil menunggu proses penanganan selesai, kami imbau masyarakat yang hendak menuju Tempur agar melalui jalur alternatif Medani-Kaliombo-Tempur,” imbuh Arwin.
Pihaknya juga mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah pegunungan Muria masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















