KENDAL, Beritajateng.id – Bupati Dyah Kartika Permanasari menyerahkan langsung 30 pickup untuk membantu operasional Koperasi Merah Putih di wilayah Kabupaten Kendal. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Makodim 0715/Kendal, Kamis, 2 Juli 2026.
Bupati Tika, sapaan akrabnya, berharap kendaraan operasional tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperlancar distribusi hasil usaha koperasi, memperluas jangkauan pelayanan, sekaligus meningkatkan aktivitas perekonomian di desa dan kelurahan.
“Saya berharap armada ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai peruntukannya. Kendaraan juga harus dirawat dan dipelihara secara berkala agar bisa digunakan dalam jangka panjang dan manfaatnya terus dirasakan masyarakat,” pesan Bupati Tika.
Ia juga mendorong seluruh pengurus Koperasi Merah Putih agar mampu menggali dan mengoptimalkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki masing-masing desa.
“Kendal memiliki banyak komoditas yang bisa dikembangkan melalui koperasi. Kami berharap Koperasi Merah Putih mampu mengoptimalkan potensi tersebut sehingga benar-benar menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Selain itu, Bupati Tika berharap ke depan Koperasi Merah Putih dapat menjalin kemitraan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pemasok kebutuhan pangan.
“Kami juga berharap kedepan Koperasi Merah Putih bisa bermitra dengan MBG. Dan dengan adanya KDKMP ini juga termasuk untuk pengendalian harga kebutuhan pokok di Kabupaten Kendal,” pungkasnya.
Sementara itu, Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Ade Sohali mengatakan, sebanyak 30 unit kendaraan operasional tersebut akan digunakan untuk mendukung aktivitas 30 Koperasi Merah Putih yang telah siap beroperasi di wilayah Kabupaten Kendal.
“Hari ini kita menyerahkan 30 unit armada pickup untuk mendukung operasional 30 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Kendal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada 15 Juli mendatang sebanyak 60 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Kendal ditargetkan siap diluncurkan. Selain armada pickup, pemerintah juga menyiapkan kendaraan operasional lainnya berupa truk dan kendaraan roda tiga merek Viar guna menunjang aktivitas koperasi.
Menurutnya, Koperasi Merah Putih akan menjadi infrastruktur ekonomi di tingkat desa yang mampu menampung sekaligus memasarkan berbagai potensi daerah, mulai dari hasil pertanian, produk UMKM hingga komoditas lainnya.
“Semua potensi wilayah nantinya bisa dijual melalui Koperasi Merah Putih. Harga yang diterima masyarakat juga diharapkan lebih murah karena jalur distribusinya dipangkas sehingga tidak melalui banyak perantara,” jelasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















