KENDAL, Beritajateng.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Kendal menggelar Lomba Mewarnai dan Melengkapi Gambar dalam rangka Peringatan Hari Anak 2026 di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Sabtu, 25 Juli 2026.
Lomba tersebut diikuti sebanyak 438 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK). Selain menjadi ajang unjuk kreativitas, lomba juga bertujuan membangun keberanian dan kemandirian anak sejak usia dini.
Sekretaris Disdikbud Kabupaten Kendal, Sulardi, mengatakan lomba tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kreativitas, daya saing, dan karakter anak sejak dini.
“Dari mulai PAUD kita didik agar mereka punya daya jual melalui lomba-lomba sederhana, seperti puzzle, mewarnai, lomba tradisional agar anak-anak dilatih untuk berkreasi dan berkompetisi secara mandiri,” ujarnya,
Menurutnya, kegiatan ini menjadi upaya agar anak terus memiliki kreativitas yang tinggi dan positif.
“Di era sekarang, anak-anak banyak terpapar game online yang terkadang sulit dipantau orang tua. Kami juga berharap tenaga pendidik dan orang tua terus mendampingi anak agar tumbuh menjadi generasi yang berprestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi terselenggaranya lomba yang dinilai mampu menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas.
“Saya menyambut baik lomba ini dalam rangka Hari Anak Nasional 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kreativitas, ekspresi, sekaligus melatih bakat anak-anak,” ujar Bupati Tika, sapaan akrabnya.
Ia juga berterima kasih kepada IGTKI-PGRI Kabupaten Kendal dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Ini bukan tentang siapa yang nanti jadi juara, tetapi tentang bagaimana kalian, anak-anakku, berani berkarya dan menunjukkan imajinasi terbaik,” ungkapnya.
Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Kendal, Siti Werdiningsih, menjelaskan peserta lomba berjumlah 438 anak yang berasal dari berbagai lembaga TK di Kabupaten Kendal, dengan masing-masing lembaga mengirimkan satu peserta.
Menurutnya, lomba mewarnai dan melengkapi gambar bertema Hari Anak Nasional ini tidak hanya memperebutkan trofi dan uang pembinaan jutaan rupiah, tetapi juga menjadi sarana melatih mental serta kemandirian anak.
“Harapan kami anak-anak mengikuti lomba mewarnai dan melengkapi gambar ini tanpa bantuan orang tuanya untuk melatih mental dan kemandirian mereka kedepan,” pungkasnya. (Adv)
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















