SEMARANG, Beritajateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengungkap sudah ada 8.523 unit Koperasi Merah Putih yang telah berbadan hukum. Dari jumlah itu, 3.891 unit telah beroperasi dengan jumlah anggota mencapai 136.112 orang.
Hal itu terungkap dalam Musyawarah Wilayah Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Tengah 2025 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat, 21 November 2025.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin berharap, Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Tengah mampu menguatkan koperasi yang ada. Baik itu koperasi unit desa (KUD) yang terus eksis hingga Koperasi Merah Putih.
”Dewan Koperasi Wilayah Jawa Tengah ini agar bisa mengatur dan membimbing. Khususnya KUD-KUD dan KDMP agar bisa bersinergi dan bertumbuh dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM), Provinsi Jateng, Eddy Sulistiyo Bramiyanto mengatakan, saat ini progres Koperasi Merah Putih masih terus berjalan. Bahkan, Pemprov Jateng menyiapkan 1.257 petak lahan untuk gudang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP
“Saat ini progresnya berjalan terus, ada 1.257 lahan yang sudah siap dibangun (gudang),” katanya.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, secara nasional lahan yang siap dibangun untuk koperasi merah putih mencapai 32 ribuan titik, dari jumlah itu sekitar 16 ribu lahan mulai dilakukan pembangunan fisik.
“Datanya terus di-update setiap hari. Mudah-mudahan tahun depan bisa selesai,” katanya.
Ia membeberkan pergudangan Koperasi Merah Putih tersebut diproyeksikan mampu bersinergi dengan koperasi yang sudah sudah ada, Badan Usaha milik Desa (Bumdes), warung, hingga pasar tradisional.
“Kita akan bangun sinergi bersama. Bangun ekonomi rakyat secara bersama-sama,” ucapnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, Jawa Tengah merupakan provinsi yang memiliki sejarah tersendiri bagi gerakan koperasi. Di mana untuk pertama kalinya koperasi dibangun di Banyumas. Kemudian juga banyak koperasi-koperasi yang tumbuh berkembang di Jateng.
“Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih kemarin juga diluncurkan di Kabupaten Klaten. Jadi saya harapkan Provinsi Jawa Tengah menjadi provinsinya koperasi modern Indonesia,” ucapnya.
Jurnalis: *Red















