Pati, Beritajateng.id – Demo di Kabupaten Pati part 2 diikuti ribuan orang, guna mengawal dan mempertanyakan progres hak angket pemakzulan Bupati Pati oleh DPRD Kabupaten Pati. Aksi damai ini, diikuti oleh masyarakat yang berasal dari Kecamatan Pati, Gembong, Tayu dan beberapa wilayah lain pada Jumat, 19 September 2025.
Salah satu tuntutan dalam demo tersebut yakni mengganti dua anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Kebijakan Bupati yakni Joko Wahyudi dari Fraksi PDIP dan Irianto Budi Utomo dari Fraksi Gerindra.
Sejumlah perwakilan masyarakat yang demo diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin dan Wakil Ketua I DPRD Pati Hardi.
Menanggapi adanya tuntutan warga ini, Hardi yang juga Ketua DPC Gerindra Pati berjanji bakal mengganti Irianto Budi Utomo yang dinilai tidak sesuai dengan tuntutan warga.
Hanya saja dalam prosesnya, pihaknya tidak bisa secepat itu melakukan pergantian karena harus sesuai dengan koridor yang berlaku.
“Tunggu dulu besok akan disampaikan lewat fraksi, kan tidak bisa satu-satu harus bareng-bareng. Nanti PDIP dan Gerindra akan mengirim surat ke ketua DPRD,” jawab Hardi.
Sementara itu Ketua DPRD Ali Badrudin, berjanji kedua anggotanya sudah diganti dengan yang baru maksimal pada hari Rabu pekan depan
Ali juga meminta kepada seluruh mahasiswa untuk tetap menjaga kondusifitas selama Pansus Hak Angket masih bergulir.
“Rabu Insya Allah diganti. Kami imbau agar sama-sama menjaga kondusifitas,” tandasnya.
Ketua Koordinator aksi, Suharno mengatakan, kedua anggota pansus tersebut dinilai tidak aktif dalam menjalankan proses hak angket. Sehingga, warga meminta agar mereka diganti.
“Kami meminta DPRD dan fraksi PDIP untuk mengganti Joko Wahyudi dari keanggotaan Pansus. Kemudian kami juga meminta DPRD dan fraksi Gerindra untuk mengganti Irianto Budi Utomo dari keanggotaan Pansus,” kata ketua koordinator aksi Suharno, saat membacakan tuntutan massa.
Dalam sejumlah rapat pansus yang sudah dilakukan, keduanya dianggap tidak serius dan terkesan membela bupati. Masyarakat khawatir jika masih ada anggota Pansus yang demikian akan berdampak pada hasil pansus yang kurang maksimal.
Selain itu, warga juga mendukung penuh Pansus Hak Angket dibawah kepemimpinan Teguh Bandang Waluyo dan meminta agar politisi dari PDIP itu tidak diganti.
Jurnalis: Ibnu Muntaha
Editor: Tia















