PEKALONGAN, Beritajateng.id – Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, memastikan program makan bergizi gratis (MBG) tetap akan berjalan selama Ramadan. Pihaknya akan terus mengawal program tersebut agar tetap optimal meski berada di tengah pelaksanaan ibadah puasa.
Menurut Sukirman, MBG merupakan program strategis nasional yang menjadi perhatian serius pemerintah pusat maupun daerah. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus dipastikan tetap berjalan dengan baik, termasuk saat Ramadan.
“Ini program yang memang harus terus kita kawal. Kita upayakan agar selalu berjalan dengan baik dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sukirman saat ditemui di Dinas Perhubungan Pekalongan, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, fokus pengawalan program MBG selama Ramadan juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Bogor.
“Karena sesuai arahan Bapak Presiden, yang juga diikuti oleh Bupati Pekalongan di Bogor dalam Rakornas kemarin, program ini kembali menjadi titik fokus, terutama selama Ramadan,” jelasnya.
Terkait teknis pelaksanaan di lapangan, Sukirman menyebut pemerintah daerah masih akan menyesuaikan mekanisme distribusi makanan bergizi kepada para siswa. Penyesuaian itu mempertimbangkan kondisi peserta didik yang menjalankan ibadah puasa.
“Nanti mekanismenya seperti apa ketika siswa-siswa ini harus puasa, apakah pelaksanaannya diubah, misalnya distribusi dilakukan sore hari dan seterusnya, itu sedang kita siapkan,” jelasnya.
Meski begitu, Sukirman optimistis dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pekalongan mampu menjalankan tugasnya. Ia mencontohkan, pada masa libur sebelumnya, dapur MBG tetap mampu beroperasi dan mendistribusikan makanan kepada anak-anak.
“Kemarin sudah terbukti, saat libur pun dapur-dapur MBG tetap mampu memberikan pelayanan distribusi kepada anak-anak kita,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















