PEKALONGAN, Beritajateng.id – Warga di Desa Karangjompo, tepatnya Gang 3A RT 03 RW 02 Kecamatan Tirto, menerbangkan ratusan lampion dalam acara Regata Fest 2026. Agenda bertajuk The Light of Harmoni ini digelar pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026.
Kegiatan yang dibuka untuk umum tersebut menghadirkan berbagai rangkaian acara, mulai dari festival lampion, menghias lampion, pasar jajan gratis hingga stand permainan. Selain itu, terdapat juga stand makanan, minuman, mainan, serta sejumlah spot foto.
Ketua Pemuda RT 3 RW 2, Fajar Kurniawan, panitia mengeluarkan biaya sekitar Rp9 juta untuk membuat 300 lampion gantung. Sementara untuk 450 lampion terbang, anggaran yang dikeluarkan sekitar Rp700 ribu.
“Dikerjakan oleh pemuda RT 3 RW 2,” ujarnya.
Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda yang digelar setiap tahun oleh warga setempat. Salah satu daya tarik utama dalam acara tersebut adalah pelepasan lampion terbang dan pemasangan ratusan lampion hias.
“Kegiatan hari ini acaranya seperti tahun-tahun kemarin, yaitu melepaskan lampion terbang sama menghias lampion,” kata Fajar.
Menurutnya, wilayah RT 3 RW 2 memiliki sekitar 60 kepala keluarga. Persiapan festival melibatkan para pemuda setempat, termasuk dalam proses pembuatan dan pemasangan lampion.
Fajar menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan hiburan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kekompakan antar warga dan pemuda.
“Tujuannya biar semua warga pada senang. Semua pemuda juga selalu kompak,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk menjaga kerukunan masyarakat.
“Harapannya kepada masyarakat, walaupun kepemerintahan kita kurang baik, semoga masyarakatnya tetap rukun,” ujarnya.
Antusiasme warga juga terlihat dari kehadiran masyarakat dari Kecamatan Tirto maupun Kecamatan Wonokerto.
Salah seorang warga RT 3 RW 2, Dias, mengatakan festival lampion tersebut menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat.
“Acara seperti ini satu tahun sekali, jadi harus dibuat meriah. Ini gangnya Gang 3A. Kalau orang banyak ngomong Gang Lampion, bisa dilihat sendiri, ini lampionnya banyak sekali,” kata Dias.
Menurutnya, kemeriahan festival tersebut membuat Gang 3A dikenal warga sekitar sebagai Gang Lampion. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sehingga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan masyarakat.
“Harapannya, semoga untuk tahun-tahun selanjutnya acara seperti ini harus ada terus. Jadi, supaya warganya bisa guyub rukun semuanya bareng-bareng,” ujarnya.
Dias juga berpesan kepada para pemuda Gang 3A agar terus menjaga semangat dan kekompakan dalam menggelar berbagai kegiatan positif bagi masyarakat.
“Semoga untuk pemuda Gang 3A semangat terus dan tetap kompak,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















