PEKALONGAN, Beritajateng.id – Para pelajar dari 32 SMP/MTs se-Kabupaten Pekalongan berkompetisi dalam ajang Lomba Kreasi Baris-Berbaris (LKBB) 2025 di halaman depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan.
Ajang LKBB ini berlangsung selama empat hari, 21–24 Oktober 2025 dengan mengusung tema “Rapatkan Barisan, Membangun Kabupaten Pekalongan.” Lomba ini menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, serta solidaritas generasi muda di wilayah setempat.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro memberikan apresiasi atas antusiasme peserta. Ia menegaskan, LKBB bukan sekadar lomba, tetapi juga sarana pembentukan karakter pelajar.
“Anak muda harus mampu berkarya, berinovasi, dan membawa pembaharuan sebagai bentuk kontribusi bagi bangsa Indonesia,” tuturnya.
Ia mengungkap, LKBB tahun ini diikuti 21 sekolah negeri dan 11 sekolah swasta. Panitia menyiapkan hadiah uang pembinaan untuk para pemenang. Yakni Juara I Rp5 juta, Juara II Rp3,5 juta, Juara III Rp2 juta, serta penghargaan kategori favorit Best Komandan Tim, Best Variasi, dan Best Supporter masing-masing Rp500 ribu.
Melalui ajang ini, pemerintah berharap pelajar Pekalongan semakin disiplin, tangguh, dan berkarakter kuat sebagai calon pemimpin masa depan.
“Generasi muda hari ini adalah penentu masa depan bangsa, maka tanamkan nilai disiplin sejak dini,” pungkas Wahyu Kuncoro.
Ainun Adelia Safira, peserta dari Pasukan Pengibar Bendera (Pasgarka) SMP Negeri 1 Wiradesa, mengaku bangga bisa tampil mewakili sekolahnya. Menurutnya, kebersamaan dan kerja sama menjadi kunci kesuksesan timnya.
“Kami sempat menghadapi tantangan dalam menyatukan ego, tapi akhirnya bisa kompak. Pokoknya jangan pernah menyerah!” ucapnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















