REMBANG, Beritajateng.id – Sebanyak 13 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Rembang mendapatkan bantuan dari pusat berupa truk merek Foton. Kendaraan impor asal Tiongkok itu diserahkan secara simbolis di halaman Kantor Bupati Rembang, Sabtu, 2 Mei 2026.
Truk yang diserahkan itu diketahui telah dilengkapi STNK, sementara BPKB-nya masih dalam proses pengurusan. Adapun truk tersebut beroperasi menggunakan bahan bakar Dexlite.
Ke-13 Koperasi Merah Putih penerima bantuan truk impor tersebut yakni berada di Desa Tawangrejo (Kecamatan Sarang), Desa Tahunan (Sale), Desa Banyu Urip (Gunem), Desa Pancur (Pancur), Desa Sulang (Sulang).
Kemudian Desa Pamotan (Pamotan), Desa Mantingan (Bulu), Desa Kedungasem (Sumber), Desa Tegalmulyo (Kragan), Desa Jurangjero (Sluke), Desa Sendangasri (Lasem), Desa Tambakagung (Kaliori), dan Desa Kabongan Lor (Rembang).
Kepala Desa Tahunan, Kecamatan Sale, Suprayitno, mengatakan truk tersebut sementara akan disimpan untuk kebutuhan soft launching Koperasi Merah Putih yang direncanakan pada 18 Mei 2026 mendatang.
“Rencananya soft launching tanggal 18 Mei, truk kita simpan dulu untuk keperluan launching,” ujarnya.
Suprayitno mengaku optimistis Koperasi Merah Putih di desanya dapat berkembang dengan baik. Ia menilai potensi Desa Tahunan cukup besar, baik dari sisi wilayah maupun jumlah penduduk yang mencapai sekitar 7.000 jiwa.
“Selain itu, lokasinya juga strategis. Alhamdulillah kondisi ekonomi warga kami relatif cukup bagus, semoga KDMP bisa berjalan sesuai target,” imbuhnya.
Ia menambahkan, tahap awal Koperasi Merah Putih akan fokus merintis usaha di sektor pertanian dan penyediaan sembako. Sementara untuk unit usaha simpan pinjam belum menjadi prioritas karena di desa tersebut telah ada koperasi serupa.
“Untuk simpan pinjam belum, karena sudah ada koperasi desa. Kami fokus dulu ke pertanian dan sembako,” jelasnya.
Bupati Rembang, Harno, bersama Komandan Kodim Rembang, Letkol Arm. Winner
Fradana Dieng, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut. Keduanya mengingatkan agar kendaraan operasional yang diterima dapat dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kegiatan koperasi.
Sementara itu, Dandim Rembang, Letkol Arm. Winner Fradana Dieng, menyebut rencana soft launching Koperasi Merah Putih akan digelar pada 18 Mei 2026. Namun terdapat sedikit perubahan terkait lokasi pelaksanaan.
“Ada perubahan, yang sebelumnya 13 titik, jadi 12 titik,” ungkapnya.
Pihaknya juga memastikan bahwa bantuan kendaraan operasional untuk Koperasi Merah Putih lainnya akan disalurkan secara bertahap. Ia berharap keberadaan koperasi mampu memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















