REMBANG, Beritajateng.id – Sebanyak 43 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah aktif beroperasi di Kabupaten Rembang. Hal ini diungkap Wakil Bupati Rembang, M. Hanies Cholil Barro’.
Wabup Hanies yang juga Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) mengatakan hingga Januari 2026 tercatat ada sebanyak 104.558 penerima manfaat yang telah merasakan program unggulan pemerintah tersebut.
“Sudah 43 SPPG yang beroperasi. Seluruh perizinannya lengkap dan telah mendapatkan izin operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN),” ujar Wabup Hanies di Kantor Bupati Rembang, Jumat, 24 Januari 2026.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Rembang akan terus mendorong SPPG yang masih dalam tahap persiapan agar segera dapat beroperasi. Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan program MBG, sehingga semakin banyak pelajar yang dapat merasakan manfaatnya.
“Bagi SPPG yang belum beroperasi, Pemkab akan terus mendorong agar segera bisa berjalan. Pemerataan ini penting, karena di beberapa wilayah masih ada sekolah yang sudah menerima manfaat, sementara sekolah lain belum,” ungkapnya.
Meski demikian, ia memastikan bahwa SPPG telah tersedia di seluruh kecamatan di Kabupaten Rembang, sehingga program MBG setidaknya telah dirasakan secara merata di 14 kecamatan.
Berdasarkan data Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Rembang, Kecamatan Rembang menjadi wilayah dengan jumlah SPPG terbanyak, yaitu 11 SPPG. Disusul Kecamatan Lasem, Sarang, dan Kragan masing-masing 5 SPPG.
Kemudian Kecamatan Sedan dan Sulang masing-masing memiliki 3 SPPG. Sementara Kecamatan Kaliori, Sumber, dan Pancur masing-masing 2 SPPG. Adapun lima kecamatan lainnya masing-masing memiliki 1 SPPG.
Informasi terbaru, kuota SPPG untuk Kabupaten Rembang juga mengalami penambahan. Jika sebelumnya kuota yang ditetapkan sebanyak 65 SPPG, kini kuota tersebut meningkat menjadi 104 SPPG, membuka peluang perluasan layanan MBG di Kabupaten Rembang ke depan.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















