REMBANG, Beritajateng.id – Sekolah Rakyat Terintegrasi Rembang akan segera memanfaatkan tiga fasilitas olahraga yang kini selesai dibangun. Ketiga fasilitas itu yakni lapangan bola voli dan basket berstandar nasional serta mini soccer berstandar FIFA.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Rembang, Wahyu Tri Setio Budi, mengatakan para siswa antusias menunggu untuk bisa menggunakan fasilitas olahraga tersebut.
“Menunggu konstruksi bangunan di sekitar lapangan selesai, baru dibuka. Sudah banyak yang tanya ke saya kalau sore, Pak kapan lapangan dibuka? Saya jawab tunggu dulu,” ujar Wahyu, Jumat, 14 Agustus 2026.
Menurutnya, secara fisik ketiga lapangan tersebut sudah selesai. Namun, lapangan mini soccer masih membutuhkan perawatan rumput secara rutin karena rumput yang digunakan relatif baru ditanam.
Wahyu menambahkan di sisi selatan lapangan, pekerja masih menyelesaikan pembangunan dan finishing asrama untuk siswa jenjang SMP dan SMA. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan utama sebelum fasilitas olahraga dibuka untuk aktivitas siswa.
“Nanti kalau semua finishing bangunan itu tuntas, baru bisa dimanfaatkan. Kita juga mempertimbangkan keselamatan anak-anak,” imbuhnya.
Untuk sementara, siswa yang ingin berolahraga masih memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan sekolah.
Lebih lanjut, Wahyu juga menyampaikan bahwa secara umum para siswa menikmati Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Mereka disebut mulai terbiasa dengan lingkungan dan pola kehidupan di Sekolah Rakyat yang menerapkan sistem asrama.
Terkait kesempatan siswa untuk pulang, Wahyu menegaskan bahwa hal tersebut tidak dilakukan secara bebas. Kepulangan hanya diperbolehkan untuk kepentingan tertentu yang sifatnya mendesak.
“Kalau penjengukan dari orang tua, bisa pada hari Sabtu dan Minggu. Untuk pulang, ya jika misal ada kepentingan tertentu yang sifatnya mendesak,” terangnya.
Diketahui, Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Rembang berada di Jalan Raya Rembang-Blora, Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang. Saat ini, sekolah tersebut dihuni 220 siswa, termasuk 30 siswa jenjang SMA dari Kabupaten Blora yang dititipkan sementara.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Tia















