REMBANG, Beritajateng.id – SDN 2 Sekarsari di Kecamatan Sumber mengembalikan ratusan porsi telur puyuh yang diduga telah busuk ke SPPG Jatihadi, Jumat, 30 Januari 2026.Menu itu merupakan salah satu kondimen dalam menu makan bergizi gratis (MBG).
Salah satu guru, Purbowati, mengatakan menu kering sebanyak sekitar 100 porsi itu diberikan secara rapel untuk dimakan besok pagi pada Sabtu, 31 Januari 2026. Menu tersebut terdiri dari snack roti, susu, jeruk, dan telur puyuh.
“Kalau hari Sabtu dikasih kering bentuknya snack roti, susu, jeruk, dan telur busuk itu. Telurnya tadi jumlahnya empat butir tiap sachet (bungkus, red),” katanya.
Purbowati mengatakan, mulanya sejumlah siswa mendatangi para guru untuk menginformasikan mengenai telur yang telah membusuk tersebut. Ia kemudian mengembalikan sebagian telur tersebut ke SPPG Jatihadi melalui sopir. Sementara sisanya dibuang.
“Tadi terlanjur dibuang. Sudah saya kembalikan (sebagian, red) sama sopirnya dan sudah saya komplain,” ucapnya.
Selain temuan telur busuk, Purbowati mengungkap dalam menu MBG yang dibagikan hari ini terdapat serangga.
“Tadi malam anak-anak yang menunjukkan karena guru belum sempat ngecek tiba-tiba anak-anak ke kantor menunjukkan kalau telurnya busuk dan diatas nasi juga ada hewannya,” ungkapnya.
Pihak sekolah, kata dia, sangat menyayangkan kejadian tersebut sebab temuan serangga dalam menu MBG di SDN 2 Sekarsari tidak sekali terjadi.
“Kemarin di sayur juga ada ulatnya,” jelasnya.
Ia berharap kejadian ini tidak terus-menerus berulang. Sebab menurutnya makanan yang sudah busuk dapat membahayakan kesehatan para siswa.
“Jangan sekali-kali memberikan yang busuk sekiranya membahayakan karena banyak anak keracunan karena mungkin kurang teliti atau kecerobohan SPPG-nya,” harapnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















