SALATIGA, Beritajateng.id – Polres Salatiga mengamankan tiga remaja yang membawa senjata tajam (sajam) berupa golok bergerigi. Ketiganya ditangkap pada Minggu, 8 Maret 2026 malam di wilayah Nogosaren, Bugel, Kecamatan Sidorejo.
Tiga remaja diamankan aparat kepolisian setelah kedapatan membawa senjata tajam jenis golok bergerigi di wilayah Nogosaren, Bugel, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Minggu, 8 Maret 2026. Ketiganya diketahui berinisial , yang merupakan warga Kabupaten Semarang.
Kapolsek Sidorejo AKP Sarwoko mengatakan, ketiga remaja tersebut diamankan setelah warga melaporkan adanya sekelompok pemuda yang diduga membawa senjata tajam di sekitar Jalan Pattimura, sekitar pukul 02.00 WIB. Saat menerima laporan dari masyarakat, anggota Polsek Sidorejo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Anggota kami segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga. Bersama masyarakat, kami berhasil mengamankan tiga remaja yang diduga membawa senjata tajam,” jelas AKP Sarwoko.
Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika tiga pelajar berinisial asal Bugel yang hendak pulang dari Lapangan Pancasila. Saat melintas di Jalan Pattimura, mereka tiba-tiba dikejar oleh sekelompok pemuda yang mengendarai dua sepeda motor.
Salah satu dari pemuda tersebut diketahui membawa senjata tajam jenis golok bergerigi. Karena merasa takut, para pelajar itu berlari menuju Dusun Nogosaren untuk meminta pertolongan warga. Kebetulan saat itu masih ada sejumlah warga yang berkumpul menunggu waktu sahur.
Melihat kejadian tersebut, warga kemudian berupaya mengamankan para pelaku yang berinisial FEC (19), DEB (17), dan SC (19), warga Kabupaten Semarang, sambil melaporkan kejadian itu ke Polsek Sidorejo. Tak lama kemudian, polisi datang ke lokasi dan bersama warga berhasil mengamankan tiga remaja.
Dari tangan para remaja tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih krem dengan nomor polisi H 2267 IC serta satu bilah senjata tajam jenis golok bergerigi berwarna hitam.
“Selain tiga remaja yang berhasil diamankan, masih ada tiga orang lainnya yang berhasil melarikan diri. Identitas mereka sudah kami ketahui dan saat ini masih dalam pengejaran,” jelas AKP Sarwoko.
Sementara itu, Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan saat ini para remaja beserta barang bukti telah diamankan di Polres Salatiga untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan awal, para remaja asal Kabupaten Semarang tersebut diduga datang ke wilayah Salatiga setelah menerima tantangan dari pemuda setempat melalui media sosial TikTok.
“Informasi awal mengarah pada adanya tantangan melalui media sosial. Hal ini masih kami dalami oleh Satreskrim Polres Salatiga,” ujar Kapolres.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















