SALATIGA, Beritajateng.id – Sejumlah sekolah di wilayah Kota Salatiga saat ini masih mengalami kendala mengenai jumlah siswa yang belum memenuhi kuota peserta didik baru.
Dinas Pendidikan (Disdik) Salatiga pun berencana menggelar evaluasi tahunan terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Evaluasi ini akan difokuskan pada upaya meningkatkan daya tarik sekolah yang mengalami kekurangan siswa.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Salatiga menyiapkan evaluasi tahunan terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Langkah ini dilakukan menyusul masih adanya sejumlah sekolah yang belum memenuhi kuota peserta didik baru.
“Kami akan mengevaluasi pola-pola yang bisa meningkatkan daya jual sekolah agar masyarakat lebih berminat menyekolahkan anaknya di tempat tersebut,” kata Plt Kepala Disdik Salatiga, Mudhiati, Kamis, 18 Juni 2026.
Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat tiga SMP negeri yang belum memenuhi kuota peserta didik baru. Meski demikian, Mudjiati menuturkan jumlah kekurangan siswa tidak terlalu banyak, yakni berkisar antara sembilan hingga 30 siswa.
Untuk memenuhi kuota sekaligus mengakomodasi calon peserta didik yang belum mendapatkan sekolah, pihaknya masih membuka pendaftaran secara offline bagi sekolah yang kuotanya belum terpenuhi.
“Kalau kuota belum penuh, sekolah masih bisa menerima pendaftaran secara offline,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, potensi kekurangan siswa memang selalu ada karena daya tampung SMP lebih besar dibanding jumlah lulusan SD. Poin ini yang akan menjadi bahan evaluasi ke depan
“Saat ini daya tampung SMP mencapai sekitar 3.600 kursi, sedangkan jumlah lulusan SD hanya sekitar 2.500 siswa setiap tahun,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















