SALATIGA, Beritajateng.id – Pelatihan memasak bagi perempuan rawan sosial ekonomi di Salatiga resmi dibuka di Fanny Cake and Bakery, Selasa, 12 Mei 2026. Keterampilan memasak menu Rice Bowl menjadi fokus dalam pelatihan yang digelar hingga 13 Mei 2026 ini.
Wali Kota Robby Hernawan yang membuka pelatihan tersebut menuturkan kegiatan ini bertujuan mendorong pemberdayaan perempuan agar lebih mandiri dan produktif. Menurutnya perempuan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga.
Oleh karena itu, Robby menuturkan Pemerintah Kota Salatiga berupaya menghadirkan pelatihan memasak menu Rice Bowl yang mampu membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat.
“Perempuan punya peran besar dalam menopang ekonomi keluarga. Pelatihan ini kami harapkan bisa menjadi bekal keterampilan sekaligus membuka peluang usaha mandiri,” ujar Robby.
Menurutnya menu rice bowl yang dinilai memiliki prospek usaha yang cukup menjanjikan di Salatiga. Selain praktis, makanan tersebut juga mudah dipasarkan dan diminati berbagai kalangan.
Meski demikian, Robby menekankan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada kemampuan memasak, tetapi juga kemauan belajar dan keberanian untuk memulai usaha.
Ia juga mendorong peserta memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran digital agar produk yang dihasilkan memiliki jangkauan pasar lebih luas.
“Sekarang peluang usaha terbuka lebar lewat media sosial. Tinggal bagaimana mau belajar, berani memulai, dan konsisten menjalankan usaha,” tambahnya.
Selain membuka pelatihan, Robby meminta Dinas Sosial Kota Salatiga melakukan pendampingan dan evaluasi secara berkelanjutan agar program tersebut benar-benar memberikan dampak nyata bagi peserta.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Salatiga Riani Isyana Pramasanthi mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan menumbuhkan kreativitas dan kemandirian perempuan dalam menghadapi tantangan ekonomi keluarga.
“Harapannya peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga termotivasi untuk mandiri secara ekonomi dan mampu mengembangkan usaha sendiri,” jelasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















