JEPARA, Beritajateng.id – Bupati Jepara, Witiarso Utomo, membuka kegiatan Pasar Murah Ramadan 1447 Hijriah di Shopping Centre Jepara (SCJ), Kamis, 12 Maret 2026. Sebanyak 1.800 paket sembako yang disediakan dalam kegiatan ini habis terjual.
Dari pantauan di lokasi, sejak pagi warga sudah memadati lokasi untuk berburu paket sembako, bumbu dapur hingga kue kering lebaran. Sejumlah paket bahkan habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam setelah pasar murah dibuka.
Mas Wiwit, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa pasar murah digelar sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Lebaran Idulfitri.
“Ini bentuk intervensi pemerintah agar harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang Lebaran,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, panitia menyediakan 1.800 paket yang terdiri dari 600 paket menggunakan kupon dan 1.200 paket tanpa kupon. Harga paket bervariasi mulai Rp15 ribu hingga Rp55 ribu, tergantung isinya.
Selain sembako, Pemerintah Kabupaten Jepara juga memberikan subsidi pangan hortikultura seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih yang dijual jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Mas Wiwit memastikan stok pangan di Kabupaten Jepara menjelang Lebaran Idulfitri dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan.
“Stok aman, masyarakat tidak perlu panic buying,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu warga, Wati (40), mengaku datang sejak pukul 07.00 WIB agar bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Dari pagi sudah di sini. Alhamdulillah dapat sembako, cabai, sampai roti,” ujarnya.
Ia menjelaskan sebagian paket menggunakan sistem kupon, namun ada juga yang bisa dibeli langsung tanpa kupon selama stok masih tersedia.
“Semoga sering-sering diadakan pasar murah, karena banyak warga yang membutuhkan,” katanya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















