KUDUS, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyediakan 567 kuota pelatihan kerja pada semester I tahun ini. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan pencari kerja serta menekan angka pengangguran.
Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Kudus, Catur Widiyatno, menjelaskan ratusan peserta nantinya akan dibagi ke dalam 36 kelas pelatihan.
“Ada 36 paket pelatihan yang disiapkan,” ujarnya.
Ia mengungkap program pelatihan kerja ini mendapatkan dukungan pendanaan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dengan total anggaran mencapai Rp2 miliar.
Adapun jenis pelatihan yang disediakan beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Mulai dari tata boga, menjahit, fotografi, hingga keterampilan berbasis digital seperti digital marketing dan konten kreator.
Tidak hanya menyasar kalangan umum, pelatihan ini juga dirancang inklusif dengan menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari generasi muda (Gen-Z), santri, kelompok PKK, hingga penyandang disabilitas.
“Untuk disabilitas juga ada, untuk santri juga ada, untuk Gen-Z juga ada, seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.
Catur berharap program ini mampu memberikan bekal keterampilan yang aplikatif bagi peserta, sehingga dapat membuka peluang kerja maupun usaha mandiri.
“Tujuannya untuk mengurangi pengangguran dan mengentaskan kemiskinan,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















