SALATIGA, Beritajateng.id – Seleksi calon pimpinan BAZNAS Kota Salatiga periode 2027-2032 masih sepi pendaftar. Hingga Rabu, 16 September 2026, tercatat baru lima orang menyerahkan berkas, atau baru separuh dari jumlah minimal 10 peserta yang ditetapkan panitia.
Kepala Bagian Kesra Setda Kota Salatiga, Sumarno, menuturkan apabila hingga batas akhir pendaftaran pada 21 September 2026 jumlah peserta belum mencapai 10 orang maka masa pendaftaran calon pimpinan BAZNAS Salatiga akan diperpanjang.
“Sampai pertengahan September ini baru ada lima pendaftar yang berkasnya masuk. Apabila hingga penutupan jumlah peserta belum memenuhi batas minimal 10 pendaftar, maka masa pendaftaran akan diperpanjang,” kata Sumarno, Rabu, 16 September 2026.
Ia menyebut panitia masih memiliki waktu untuk menunggu tambahan calon hingga batas akhir pendaftaran. Jika jumlah minimal peserta belum terpenuhi, perpanjangan pendaftaran akan dilakukan.
Menurut Sumarno seleksi ini digelar menyusul berakhirnya masa jabatan pimpinan BAZNAS Kota Salatiga periode 2021-2026. Pemkot Salatiga membuka seleksi secara terbuka untuk menjaring pimpinan BAZNAS periode 2027-2032.
Panitia seleksi melibatkan unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan akademisi. Pansel diketuai Hammam dari UIN Salatiga, dengan sekretaris Muh Nasiruddin serta anggota Alim Prabowo dari Kementerian Agama Kota Salatiga.
Setelah pendaftaran ditutup, tahapan seleksi diawali dengan pemeriksaan berkas administrasi. Peserta yang lolos akan mengikuti tes kemampuan dasar dan penulisan makalah pada 5-6 Oktober 2026.
“Tahap berikutnya yakni tes wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada 12-14 Oktober 2026,” jelasnya.
Sementara hasil akhir seleksi pimpinan BAZNAS Kota Salatiga periode 2027-2032 dijadwalkan diumumkan pada 16 Oktober 2026. Sumarno mengajak masyarakat, tokoh agama, akademisi, maupun kalangan profesional yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi tersebut.
“Peran pimpinan BAZNAS sangat strategis dalam mengelola potensi zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan masyarakat Salatiga,” ujarnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Utia Lil















