REMBANG, Beritajateng.id – Bupati Rembang Harno resmi menggeser Fahrudin dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang ke Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang.
Penggeseran ini ditandai dengan pelantikan pejabat di Pendopo Kabupaten Rembang, Rabu, 23 September 2026. Dalam pelantikan ini, Mardi mendapat tugas baru sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Rembang menggantikan posisi Fahrudin.
Penunjukan Mardi sebagai Plt bertujuan agar tidak terjadi kekosongan jabatan Sekda. Ia sebelumnya diketahui menjabat sebagai Asisten II sekaligus Plt Kepala BKD Rembang, namun dengan posisi barunya kini Mardi resmi tidak menjabat lagi sebagai Plt BKD.
“Ini kita tetapkan Pak Mardi, Asisten II yang saat ini juga Plt BKD, sebagai Plt Sekda, tapi hari ini juga Pak Mardi sudah tidak bisa sebagai Plt Kepala BKD,” terangnya.
Mengenai seleksi untuk mengisi jabatan Sekda Rembang definitif, Harno mengatakan prosesnya akan berjalan sesuai mekanisme, termasuk proses pengajuan dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ia pun meminta masyarakat menunggu informasi resmi terkait seleksi itu.
“Untuk nanti kemudian berproses, kita juga terus berproses untuk mengajukan (proses pengisian) ke provinsi,” ujar Harno.
Sementara itu, Fahrudin mengatakan dirinya menerima pergantian jabatan tersebut sebagai bagian dari dinamika dan penyegaran dalam pemerintahan. Ia juga mengaku bersyukur proses pelantikan dapat berjalan dengan baik.
“Saya merasa senang juga pelantikan bisa berjalan dengan baik. Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman yang pada pagi hari ini juga bisa hadir semua dalam acara pelantikan,” kata Fahrudin.
Menurutnya, setelah sekitar lima tahun menjalankan tugas sebagai Sekda Rembang sejak 2021, evaluasi dan penyegaran merupakan bagian dari kewenangan kepala daerah.
“Ini hal yang biasa. Istilahnya saya sudah lima tahun, mungkin dengan kebijakan penyegaran. Itu menghasilkan kinerja, itu adalah hak kepada Bupati,” ujarnya.
Sebagai Kepala BPBD baru, ia menyebut langkah awal yang akan dilakukan adalah menyiapkan personel serta memperkuat mitigasi bencana, termasuk menghadapi persoalan kekeringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Rembang.
“Kita melihat personel yang ada, kita siapkan nanti di dalam mitigasi bencana dulu, kemudian pelaksanaan kegiatan untuk menanggulangi kekeringan yang ada pada saat ini,” jelasnya.
Fahrudin menegaskan, orientasi utama dalam menjalankan tugas barunya adalah memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan, terutama dalam menghadapi kebutuhan dan persoalan kebencanaan.
“Yang penting masyarakat terlayani untuk setiap kebutuhan yang diperlukan,” tegasnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Utia Lil















