JEPARA, Beritajateng.id – Kabupaten Jepara menargetkan masuk dalam empat besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Dengan target ini, para atlet yang dikirim ke kejuaraan itu harus mendapatkan setidaknya 50 medali emas.
Jumlah itu lebih banyak dibanding raihan medali pada Porprov Jateng sebelumnya yakni 44 medali emas. Ambisi ini mendapat dukungan Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna. Ia juga secara langsung memberikan semangat agar para atlet berjuang maksimal.
Dukungan itu disampaikannya saat menghadiri pelepasan kontingen Porprov Jawa Tengah 2026 yang dibuka langsung oleh Bupati Jepara di Pendopo Kartini Jepara, pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa target besar harus diiringi dengan kerja keras, disiplin, mental juara, serta sportivitas agar setiap atlet mampu memberikan kontribusi maksimal bagi Kabupaten Jepara.
“Jangan pernah takut menghadapi lawan. Tunjukkan bahwa atlet-atlet Jepara memiliki daya juang, mental juara, dan semangat pantang menyerah,” kata Agus.
Menurutnya, kesempatan berlaga di Porprov Jateng bukan sekadar tentang persaingan memperebutkan medali. Namun juga menjadi pembuktian atas kerja keras, disiplin, dan dedikasi atlet selama menjalani latihan.
“Setiap atlet membawa harapan masyarakat Jepara. Karena itu, perjuangan di arena pertandingan harus dilakukan secara maksimal dengan tetap menjaga sportivitas dan nama baik daerah,” ujarnya.
Pihaknya berharap, sebanyak 276 atlet yang dikirim ke Porprov mampu menjaga konsistensi selama kompetisi, mengikuti arahan pelatih, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk meraih hasil maksimal.
“Medali memang menjadi target, tetapi proses, kerja keras, kejujuran, dan sportivitas juga merupakan bagian penting dari kemenangan. Kami berharap para atlet pulang membawa prestasi yang membanggakan dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Jepara,” pungkasnya.
Untuk mendukung target tersebut, pemerintah daerah bersama DPRD juga menunjukkan komitmen terhadap peningkatan apresiasi bagi atlet berprestasi. Salah satunya melalui rencana kenaikan bonus bagi peraih medali emas, sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan atlet sekaligus tambahan motivasi untuk meraih prestasi terbaik.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Utia Lil















