JEPARA, Beritajateng.id – Dua atlet sepak takraw asal Kabupaten Jepara mendapat apresiasi berupa uang saku dari Bupati Witiarso Utomo. Keduanya yakni M. Ubaidur Rohman dan Dini Mitasari, yang masing-masing mendapatkan Rp5 juta.
Apresiasi itu diserahkan oleh Bupati Jepara secara langsung di Ruang Kerja Bupati, Senin, 12 Oktober 2026. Dua atlet itu sebelumnya berhasil menyumbang empat medali untuk kontingen Indonesia dalam kejuaraan Asian Games di Aichi-Nagoya, Jepang.
Dalam ajang tersebut, Ubaidur Rohman berhasil meraih satu medali perak dan satu medali perunggu. Sementara Dini Mitasari menyumbangkan dua medali perunggu dari nomor yang diikutinya.
Mas Wiwit, sapaan akrab Bupati Jepara, menilai pencapaian tersebut menunjukkan bahwa atlet daerah memiliki peluang besar untuk berprestasi di tingkat internasional. Menurutnya, kerja keras atlet perlu diimbangi dengan pembinaan berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak.
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Jepara. Kami mengapresiasi perjuangan Ubaidur dan Dini yang telah membawa nama Indonesia di ajang Asian Games. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan kedua atlet tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga mampu mendorong lahirnya atlet-atlet potensial dari Jepara. Pemerintah daerah, lanjutnya, mendukung pengembangan potensi olahraga agar semakin banyak atlet lokal yang mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Mas Wiwit juga mengingatkan agar para atlet tetap menjaga disiplin dan konsistensi latihan. Menurutnya, capaian di Asian Games harus menjadi pijakan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar, bukan alasan untuk berpuas diri.
“Teruslah berlatih, tingkatkan kemampuan, dan jangan cepat berpuas diri. Persaingan olahraga semakin ketat karena negara lain juga terus mempersiapkan diri untuk menjadi yang terbaik,” imbuhnya.
Sementara itu, M. Ubaidur Rohman mengungkapkan bahwa tampil di Asian Games merupakan pengalaman yang sangat berkesan baginya. Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu mengaku tidak menyangka impiannya untuk berlaga di ajang olahraga terbesar Asia tersebut akhirnya terwujud.
“Ini kali pertama saya mengikuti Asian Games. Saya tidak menyangka. Tiga tahun lalu saya hanya berandai-andai bisa ikut Asian Games, dan akhirnya impian itu bisa tercapai kali ini,” katanya.
Meski telah mengantongi medali di level Asia, Ubaidur tak ingin berhenti sampai di situ. Ia kini mengarahkan fokus pada kompetisi berikutnya dengan target meraih medali emas pada SEA Games tahun depan.
“Target ke depan, SEA Games tahun depan saya pastikan bisa mendapatkan medali emas,” tegasnya.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 merupakan edisi ke-20 yang berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober 2026, dengan melibatkan 45 komite olimpiade nasional dari berbagai negara di Asia.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Utia Lil















