BLORA, Beritajateng.id – Kabupaten Blora akan mendapatkan bantuan tiga pembangunan embung baru untuk ketahanan air di wilayah setempat. Pembangunan ini akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ketiga embung tersebut akan dibangun di Desa Temulus dan Dewa Wulung Kecamatan Randublatung, dan Desa Adirejo Kecamatan Tunjungan.
“Embung Temulus diharapkan mengairi 140 hektar sawah, Wulung mengairi 31 hektar, dan Adirejo 20 hektar,” ujar Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Blora, Surat, Rabu, 20 Mei 2026.
Surat menyebut saat ini ada 78 embung yang berfungsi mengairi persawahan di Kabupaten Blora. Puluhan embung itu berada dibawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, DPUPR Jawa Tengah dan DPUPR Blora.
“Tahun ini mendapatkan 3 embung bantuan dari pemerintah provinsi. Sehingga jumlah embung akan bertambah,” ujar Surat.
Disisi lain, Surat mengungkap Embung Nglawiyan di Kelurahan Karangjati yang dibangun pada 2025 menggunakan anggaran Banprov Rp8,5 miliar kini sudah dapat digunakan oleh masyarakat setempat. Namun, sistem irigasi di embung itu belum maksimal.
“Sudah bisa digunakan dengan pompa, kalau sistem irigasi belum maksimal karena jaringan irigasi belum terbangun,” katanya.
Menurutnya masih banyak daerah di Kabupaten Blora yang membutuhkan embung untuk mendukung ketahanan air. Salah satunya di Kecamatan Jati yang masih kekurangan sarana prasarana pertanian.
“Di Kecamatan Jati ada (embung) tapi keperluannya masih banyak,” katanya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bantuan tiga embung dari Provinsi Jawa Tengah untuk Kabupaten Blora tahun ini memiliki total anggaran pembangunan sebesar Rp9 miliar.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















