DEMAK, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinputaru) berjanji akan segera melakukan perbaikan pada kerusakan di ruas Jalan Raya Demak-Kudus, Desa Kracakan, Kecamatan Demak.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan terjadi sepanjang kurang lebih satu kilometer di jalan tersebut. Permukaan aspal terlihat berlubang dengan ukuran bervariasi, mulai dari sedang hingga besar, serta memiliki kedalaman yang cukup membahayakan pengendara.
Kepala Tim Rehabilitasi Jalan dan Jembatan Dinputaru Demak, Supriyanto, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya kerusakan di jalan tersebut disebabkan oleh intensitas curah hujan tinggi.
Ia mengungkap pihaknya sebenarnya telah melakukan penanganan di Jalan Raya Demak-Kudus. Namun hasilnya belum maksimal akibat tingginya intensitas hujan.
“Memang benar di sana mengalami kerusakan. Kemarin sudah kami lakukan penanganan menggunakan aspal hotmix, tetapi karena curah hujan tinggi, hasilnya tidak bertahan lama,” ujar Supriyanto, Kamis, 5 Februari 2026.
Dalam waktu dekat, Dinputaru akan kembali melakukan pemeliharaan dengan metode penambalan aspal seperti sebelumnya. Namun, pelaksanaannya masih menunggu kondisi cuaca yang lebih mendukung.
“Untuk sementara akan kita lakukan pemeliharaan dengan diaspal lagi seperti kemarin. Tapi kita menunggu situasi karena saat ini masih musim hujan,” jelasnya.
Banyak Lubang, Jalan Raya Demak-Kudus Kerap Timbulkan Kecelakaan
Sementara itu, untuk penanganan jangka panjang, Dinputaru telah mengalokasikan anggaran perbaikan ruas jalan dari Kracakan hingga SMA Negeri 2 Demak sebesar Rp2 miliar pada tahun ini.
“Untuk jangka panjang sudah kita anggarkan sekitar Rp2 miliar. Rencananya pengerjaan dilakukan tahun ini dengan metode overlay (lapis tambahan),” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, kerusakan jalan di wilayah tersebut banyak dikeluhkan warga dan para pengguna jalan. Kondisi jalan yang berlubang dinilai kerap memicu kecelakaan lalu lintas.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















