JEPARA, Beritajateng.id – Usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mengenai pembangunan sekolah terpadu di wilayah Kecamatan Karimunjawa mendapatkan respon positif dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmes) Abdul Mu’ti.
Dalam kunjungannya ke Jepara, Abdul Mu’ti menyampaikan, pemerintah pusat terbuka untuk membahas rencana tersebut. Pihaknya pun meminta Pemkab Jepara menyiapkan dokumen perencanaan yang matang sebagai bahan kajian awal.
“Khusus untuk Karimunjawa, silakan disiapkan masterplan-nya terlebih dahulu,” ujarnya usai meresmikan program revitalisasi sekolah di SMPN 1 Tahunan.
Ia menjelaskan, usulan pembangunan sekolah terpadu akan dibahas lintas kementerian dan bersama DPR, terutama dalam rangka pemerataan pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Menanggapi sambutan baik itu, Bupati Witiarso Utomo menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan tersebut dengan melakukan pendalaman dan penyusunan perencanaan teknis.
“Kami akan mempercepat penyusunan site plan agar usulan ini bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Mas Wiwit, sapaan akrabnya.
Ia menjelaskan sekolah terpadu tersebut bertujuan untuk memperluas layanan pendidikan bagi masyarakat di Karimunjawa. Sekolah yang diusulkan mencakup jenjang pendidikan dasar hingga menengah atas.
Mas Wiwit menilai, keberadaan sekolah terpadu di Karimunjawa sangat mendesak karena selama ini banyak siswa harus melanjutkan pendidikan ke wilayah Jepara daratan, yang memerlukan biaya transportasi dan akomodasi tidak sedikit.
“Dengan adanya sekolah terpadu dari SD, SMP hingga SMA di Karimunjawa, anak-anak tidak perlu lagi menempuh pendidikan ke daratan yang biayanya jauh lebih besar,” katanya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















