KAB.SEMARANG, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mengadakan Ngabuburit Fest 2026 di halaman Masjid Agung Kabupaten Semarang Al-Mabrur, Ungaran Timur.
Bupati Ngesti Nugraha berharap kegiatan ini dapat meningkatkan perekonomian di wilayah setempat, terutama bagi pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam Ngabuburit Fest 2026.
“Semoga laris semuanya, sehingga pergerakan roda ekonomi warga khususnya pelaku UMKM bisa bergerak baik, dan seluruh pelaku UMKM di Kabupaten Semarang bisa maju dan maksimal dalam meningkatkan ekonomi mereka,” harapnya.
Ngesti menjelaskan, seluruh produk yang dijual oleh pelaku UMKM di kegiatan itu merupakan produk-produk lokal dari Kabupaten Semarang. Sehingga kegiatan ini juga sekaligus menjadi ajang pengenalan produk-produk lokal tersebut.
“Banyak sekali produk lokal di sini, jadi juga dapat sebagai ajang pengenalan produk lokal sekaligus meningkatkan ekonomi UMKM Kabupaten Semarang,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Ngabuburit Fest 2026, Samsul Ridwan, mengatakan ajang tersebut diikuti oleh 150 pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Semarang.
“Dalam kegiatan ini ada tiga kategori UMKM yang ikut di Ngabuburit Fest 2026 ini, yaitu UMKM yang masuk kategori fashion, kuliner, dan kategori kerajinan tangan (craft) dimana UMKM yang ikut di ajang tersebut ialah UMKM yang berasal dari wilayah Kabupaten Semarang,” jelasnya, Sabtu sore, 7 Maret 2026.
Samsul yang juga Takmir Masjid Agung IPHI Al-Mabrur di Kabupaten Semarang itu, menegaskan kegiatan Ngabuburit Fest 2026 yang digelar Sabtu-Minggu, 7-15 Maret 2026 ini difokuskan untuk UMKM mikro.
“Jadi bukan menengah atau keatas, tapi lebih difokuskan bagi UMKM mikro di Kabupaten Semarang ini, sehingga seluruh fasilitas yang ada di Ngabuburit Fest 2026 ini kami gratiskan seluruhnya bagi pelaku UMKM yang ikut acara ini,” imbuhnya.
Ia mengungkap Ngabuburit Fest 2026 ini mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak termasuk Bank Jateng dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Semarang.
Selain itu, Samsul menegaskan pelaku-pelaku usaha mikro yang bersifat usaha rumahan pun bisa ikut dalam kegiatan Ngabuburit Fest 2026. Sehingga pelaku usaha mikro yang biasanya tidak terakses perbankan kini bisa mendapat dukungan permodalan dari perbankan yang ada di kegiatan itu.
“Mereka bisa berkolaborasi, antara pelaku usaha mikro dan perbankan dalam hal ini Bank Jateng yang kami gandeng,” tukasnya.
Disisi lain, Pimpinan Cabang Bank Jateng Ungaran, Hari Dwi Riswanto, mengatakan Ngabuburit Fest 2026 menjadi ajang untuk mendorong perekonomian pelaku usaha mikro khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri 202.
“Sehingga harapan kami, dengan kegiatan ini para pelaku usaha mikro mampu memahami semua akses layanan perbankan, termasuk diantaranya memahami bahwa di Bank Jateng ini juga ada pembiayaan usaha seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM di Kabupaten Semarang ini,” ujarnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















