SEMARANG, Beritajateng.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Tengah mendorong pemerintah untuk mempercepat transformasi penggunaan bahan bakar ke energi baru terbarukan (EBT).
Ketua DPD Partai Golkar Jateng, Mohammad Saleh, menuturkan hal itu sebagai upaya mengantisipasi potensi krisis energi akibat situasi geopolitik dunia yang tidak menentu.
“Kami juga mendorong percepatan transformasi menuju energi baru terbarukan agar Indonesia tidak tergantung pada sumber energi impor,” ujar Saleh di Semarang, Rabu, 15 April 2026.
Pihaknya pun menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah yang kini tengah bekerja keras menjaga stabilitas energi nasional. Menurutnya, langkah cepat Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjadi bukti keseriusan menjaga stabilitas energi nasional.
“Partai Golkar di daerah siap mendukung setiap kebijakan strategis pemerintah dalam menjaga keamanan pasokan energi nasional,” katanya.
Sebelumnya, Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri bekerja keras memastikan pasokan energi Tanah Air tetap aman di tengah konflik Timur Tengah.
“Konflik geopolitik di Timur Tengah telah memicu guncangan besar pada pasar energi dunia. Dalam kondisi seperti ini, Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia benar-benar bekerja keras, bahkan bisa dikatakan banting tulang, untuk memastikan Indonesia tetap aman dari ancaman krisis energi,” ujar Sarmuji dalam keterangannya, Selasa, 14 April 2026.
Anggota Komisi VI DPR itu juga menyoroti kegagalan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, yang tidak mencapai kesepakatan. Ia menyebut selama masa konflik ini, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang juga Ketua Umum Partai Golkar telah melobi banyak negara untuk mengamankan pasokan energi alternatif.
“Dalam situasi normal saja mencari sumber pasokan energi alternatif bukan hal mudah. Apalagi dalam kondisi global seperti sekarang, ketika banyak negara juga berebut sumber energi yang sama. Karena itu, langkah cepat pemerintah menjadi sangat krusial,” jelas Sarmuji.
Sarmuji menegaskan, Fraksi Partai Golkar DPR akan terus mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas energi nasional, termasuk mendorong diversifikasi dan kemandirian energi dalam negeri.
“Menteri ESDM bahkan harus melobi banyak negara, mulai dari kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika hingga negara-negara Afrika, termasuk Rusia, untuk mengamankan stok energi nasional,” sambungnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















