KUDUS, Beritajateng.id – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, berharap seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melakukan rapid test terhadap menu dalam program makan bergizi gratis (MBG).
Ia menjelaskan rapid test tersebut bertujuan untuk mencegah timbulnya kejadian luar biasa (KLB) seperti keracunan dalam pelaksanaan program MBG.
“Untuk mencegah terjadinya KLB kami harap seluruh SPPG bisa berjalan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) dari BGN (Badan Gizi Nasional) dan kalau bisa melakukan rapid test terhadap menu MBG,” kata Sam’ani saat mengecek SPPG Polres Kudus di Desa Kramat, Kecamatan Kota, JumaT, 13 Februari 2026.
Sam’ani menuturkan pelaksanaan rapid test terhadap menu MBG yang akan didistribusikan bisa bekerjasama dengan puskesmas setempat di wilayah masing-masing.
“Ini sebagai bentuk kolaborasi dan dukungan kita bersama kepada SPPG yang ada di Kabupaten Kudus,” ujarnya.
Salah satu dapur MBG yang sudah menerapkan rapid test terhadap menu masakannya yakni di SPPG milik Polres Kudus di Desa Kramat, Kecamatan Kota. Ia berharap proses rapid test terhadap menu MBG tersebut bisa dicontoh oleh SPPG lain di Kota Kretek.
“Ini contoh terbaik, jadi sebelum didistribusikan, menu MBG test rapid dulu untuk melihat tingkat keasaman, tingkat bahaya dan sebagainya, sehingga layak dikonsumsi oleh anak-anak penerima manfaat,” paparnya.
Ia menyebut, saat ini sudah ada 92 SPPG yang beroperasi di Kabupaten Kudus. Pihaknya menargetkan agar kedepan ada 106 SPPG yang sudah bisa beroperasi untuk memberikan menu MBG kepada anak-anak didik penerima manfaat.
“Hadirnya SPPG selain meningkatkan kesehatan gizi anak-anak juga bisa menyerap tenaga kerja di Kudus. Sehingga nantinya juga bisa mengangkat derajat masyarakat, mengurangi pengangguran dan meningkatkan perekonomian,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menyampaikan bahwa pihaknya akan terus bekerjasama untuk mendukung pelaksanaan program MBG, termasuk ikut melakukan pengawasan agar KLB akibat program MBG tidak terjadi.
“Kami terus bekerjasama dengan Satgas MBG dari Pemkab, Kodim maupun Dinas Kesehatan untuk melakukan pengawasan ke seluruh SPPG di Kabupaten Kudus,” ujarnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















