KUDUS, Beritajateng.id – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus mengungkap Dandangan yang merupakan tradisi tahunan dalam menyambut bulan suci Ramadan mulai dibuka besok Sabtu, 7 Februari 2026.
Meski begitu, Plh Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Eko Hari Djatmiko, mengatakan acara seremonial pembukaan Dandangan bakal digelar Senin, 9 Februari 2026.
“Dandangan sudah bisa dikunjungi warga sejak tanggal 7 Februari 2026. Tapi untuk seremonialnya memang baru dilakukan tanggal 9 Februari, akan ada berbagai penampilan menarik untuk memeriahkan pembukaan Dandangan tahun ini,” ujarnya, Jumat, 6 Februari 2026.
Eko mengatakan tahun ini pelaksanaan Dandangan menghadirkan sejumlah inovasi. Salah satunya waktu pelaksanaan yang lebih lama daripada tahun-tahun sebelumnya yakni selama 12 hari mulai tanggal 7-18 Februari atau menjelang Ramadan.
“Jika biasanya Dandangan diadakan selama 10 hari, tahun ini kami adakan 12 hari. Alasannya supaya ada dua kali malam minggu, karena di malam itu biasanya lebih ramai. Sehingga perputaran ekonomi bisa semakin besar,” katanya.
Ia menjelaskan, persiapan penataan tenda sudah mulai dilakukan sejak Kamis, 5 Februari 2026 malam. Pihaknya menyiapkan sebanyak 527 tenda PKL, namun total jumlah pedagang dalam tradisi tahunan itu bisa mencapai 800 hingga 1.000 pedagang.
“Jadi satu tenda itu bisa diisi oleh beberapa pedagang. Selain itu kami juga bekerjasama dengan pemerintah desa maupun kelurahan setempat untuk mengkoordinir pedagang di luar tenda PKL Dandangan,” tuturnya.
Selain waktu pelaksanaan yang lebih lama, kata dia, untuk lapak PKL industri fashion juga akan diperbanyak tahun ini. Total ada sekitar 48 tenda yang diisi oleh UMKM di bidang fashion.
“Kami ajak lebih banyak UMKM fashion untuk ikut serta di Dandangan tahun ini karena supaya masyarakat bisa lebih mudah jika ingin mencari kebutuhan pakaian untuk menyambut Ramadan dan Lebaran nanti,” ungkapnya.
Sementara untuk jam operasional Dandangan 2026, Eko menyebut akan dimulai dari pukul 16.00 hingga 23.00 WIB.
Managing Director Acara Dandangan, Anjas Pramono, menambahkan pihaknya juga telah menyiapkan 10 WC Portable, 80 titik tempat sampah, 54 tenaga kebersihan, 6 pos keamanan, 4 pos penyangga dan ruang khusus kesehatan.
“Kami berupaya agar pelaksanaan Tradisi Dandangan tahun ini bisa aman dan nyaman bagi masyarakat,” sebutnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















