KUDUS, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berencana mengalihfungsikan kawasan Pasar Bitingan menjadi lahan parkir guna mendukung pembangunan RSUD dr. Loekmono Hadi.
Hal itu lantaran lokasi Pasar Bitingan yang berada di kawasan eks Matahari Mall dinilai strategis untuk menunjang fasilitas parkir rumah sakit yang akan dikembangkan menjadi lebih modern dan representatif.
“Nantinya Pasar Bitingan akan dikosongkan dan difungsikan sebagai lahan parkir rumah sakit,” ujar Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Djati Solechah, Selasa, 2 Desember 2025.
Dengan rencana pembangunan tersebut, kata dia, Pemkab Kudus kini menyiapkan dua skema relokasi untuk pedagang Pasar Bitingan. Pertama, pedagang sayur yang tidak memiliki kios akan diarahkan ke Pasar Daerah.
Sementara itu, pedagang yang selama ini menempati kios rencananya akan dipindah ke Pasar Anyar yang akan dibangun di wilayah Wergu Kulon, Kecamatan Kota.
Ia mengatakan saat ini pihaknya tengah mengupayakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk pembangunan Pasar Anyar tersebut. Proposal pengajuan bantuan sudah disiapkan lengkap dengan studi kelayakan dan Dokumen Engineering Design (DED).
“Targetnya akhir tahun ini dokumen administrasi harus rampung. Karena anggaran yang dibutuhkan cukup besar, kami ajukan ke pemerintah pusat,” kata Djati.
Sambil menunggu realisasi anggaran, Dinas Perdagangan mulai melakukan sosialisasi rencana relokasi kepada pedagang.
Namun, menurutnya respons yang muncul belum sepenuhnya positif. Sejumlah pedagang menyampaikan keberatan, terutama terkait skema relokasi yang terpisah di dua tempat serta kekhawatiran tingginya biaya sewa di tempat baru.
Djati mengungkapkan, Pasar Bitingan saat ini dihuni sekitar 1.600 pedagang. Namun, hanya sekitar separuh yang aktif berjualan secara rutin.
Relokasi itu menurutnya tidak akan dilakukan serentak, melainkan bertahap agar proses pembangunan rumah sakit tidak mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas publik.
Ia berharap, rencana pembangunan Pasar Anyar dapat segera terealisasi dan para pedagang bersikap kooperatif demi penataan kota dan peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Kudus.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















