KUDUS, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus mempercepat proyek rehabilitasi GOR Bung Karno yang kini progresnya telah menembus 80,30 persen..
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Harjuna Widada, saat melakukan peninjauan lapangan di GOR Wergu Wetan, Senin, 8 Desember 2025.
Harjuna mengatakan, proyek rehabilitasi ini menggunakan anggaran sebesar Rp1,129 miliar dari APBD 2025 dengan masa kerja 90 hari. Sesuai kontrak, pekerjaan harus tuntas pada 24 Desember 2025.
Meski demikian, ia meminta pelaksana untuk menyelesaikan proyek pembangunan GOR Bung Karno lebih cepat agar bisa digunakan untuk agenda kegiatan yang sudah dijadwalkan.
“Rehabilitasi GOR Bung Karno ini sudah 80,30 persen. Kontraknya sampai 24 Desember, tapi kami minta kalau bisa sebelum itu sudah rampung,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, proses pemasangan lantai Parquet dikerjakan dengan sangat detail. Setelah pemasangan parkir lantai tuntas, tahap berikutnya adalah pengamplasan yang dilakukan tiga kali untuk memastikan kerataan permukaan.
Harjuna mengungkap pengamplasan dilakukan dari arah utara–selatan, kemudian dibalik dari timur–utara. Setelah itu dilanjutkan proses lamir, lalu diamplas kembali sebelum akhirnya masuk tahap finishing berupa pernis dan fitur pelindung.
“Kalau setelah finish masih ada yang kurang rapat, ya kami lakukan pelamber ulang. Targetnya benar-benar presisi,” tegas Harjuna.
Terkait pemilihan material Parquet dari Rajawali Bandung, ia menyebut keputusan itu berdasarkan pengalaman dari daerah lain yang hasilnya terbukti lebih bagus dan awet. Menurutnya Parquet juga telah bersertifikasi Perbasi sehingga sesuai standar internasional untuk olahraga basket.
Selain perbaikan lantai, ia mengungkap GOR Bung Karno juga mendapat rehabilitasi di beberapa titik lain. Perbaikan dilakukan pada bagian teras selatan, plafon yang bocor, hingga toilet.
Untuk area tribun, Harjuna menuturkan tidak ada perubahan struktur karena sebelumnya telah diperbaiki dua tahun lalu. Bagian atap juga telah diuji saat hujan deras dan dinyatakan tidak mengalami kebocoran.
“Tribun tetap, tidak ada perubahan. Yang diatas sudah bagus dan tidak ada kebocoran lagi,” ungkapnya.
Dengan luas pengerjaan mencapai 750 meter persegi, Harjuna optimistis renovasi GOR ini dapat meningkatkan kualitas sarana olahraga di Kudus.
Ia berharap, setelah rampung, GOR dapat dimanfaatkan untuk basket dan voli, sesuai peruntukan dan tanpa mengubah fungsi menjadi kegiatan lain di luar olahraga.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















