KUDUS, Beritajateng.id – Penjualan janur di Kabupaten Kudus melonjak drastis menjelang tradisi kupatan. Salah satu lokasi yang ramai didatangi pembeli yakni pedagang janur di Pasar Bitingan.
Menjelang kupatan, warga lokal maupun luar daerah banyak yang mencari janur ke Pasar Bitingan Kudus. Hal ini membuat pedagang janur di Pasar Bitingan bisa meraup omset hingga jutaan rupiah.
Salah satu pedagang, Muhammad Reza mengaku dalam sehari bisa menjual lima ribu hingga enam ribu janur. Setiap ikat janur yang dijualnya dibanderal antara Rp2-6 ribu tergantung jenisnya.
“Saya sudah tujuh tahun berjualan janur di Pasar Bitingan. Tahun ini mulai berjualan sejak Lebaran hari ketiga,” katanya.
Meski omset mencapai jutaan, pedagang janur di Pasar Bitingan mengeluh bahwa penjualan tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Penyebabnya diduga karena faktor cuaca hujan dan para pekerja pabrik di sekitar Pasar Bitingan yang masih libur.
“Tahun sebelumnya itu lebih ramai, bahkan harga janur per ikatnya bisa sampai Rp8 ribu karena permintaannya banyak,” ucapnya.
Pedagang lainnya, Rohmad mengaku mampu menjual hingga 4 ribu janur dalam sehari dengan harga yang sama. Dirinya pun juga bisa meraup omset hingga jutaan rupiah per harinya. Momen ini menurutnya menjadi kesempatan untuk menambah penghasilan.
“Meskipun tahun ini penjualannya lebih sepi dari sebelumnya tapi peminatnya tetap banyak,” ujarnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















