KUDUS, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan segera memulai pembangunan Smart Hospital di lahan eks Matahari Mall. Fasilitas kesehatan itu merupakan pengembangan dari RSUD dr. Loekmono Hadi.
Proses lelang proyek tersebut pun saat ini telah selesai dilakukan. Selanjutnya, apabila masa sanggah sudah terlewati maka proses pembangunan Smart Hospital bisa segera dimulai pada awal Mei 2026.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan saat ini tahapan proyek masih berada pada proses administrasi pengadaan. Setelah masa sanggah selesai, pembangunan fisik rumah sakit modern tersebut akan segera dilaksanakan.
“Sekarang kita masih menunggu pengumuman dan masa sanggah. Setelah itu kemungkinan awal Mei sudah bisa masuk tahap pelaksanaan,” ujar Sam’ani.
Menurutnya, proyek pembangunan rumah sakit tersebut pada dasarnya sudah memasuki tahap akhir proses lelang, sehingga tinggal menunggu tahapan administrasi sebelum kontrak pekerjaan ditandatangani.
“Tahun ini sudah dilelang, jadi tinggal pelaksanaannya saja,” jelasnya.
Sam’ani menyebut nilai investasi pembangunan Smart Hospital diperkirakan mencapai sekitar Rp90-98 miliar. Pendanaan proyek akan dikelola oleh RSUD dr Loekmono Hadi dengan skema pembiayaan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan rumah sakit.
Ia menjelaskan, sebagian pembiayaan kemungkinan menggunakan skema pinjaman yang dihitung berdasarkan kekuatan finansial rumah sakit. Pinjaman tersebut diproyeksikan dapat tertutup dari pendapatan layanan rumah sakit di masa mendatang.
“Kalau memang ada pinjaman, itu karena fasilitas yang dibangun nanti bisa menghasilkan profit. Dari profit tersebut bisa digunakan untuk mencicil pada tahun-tahun berikutnya,” terangnya.
Sam’ani berharap pembangunan Smart Hospital mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kudus sehingga masyarakat tidak perlu lagi mencari layanan medis ke luar daerah.
“Pelayanan semakin bagus, semakin ramah, semakin baik. Harapannya masyarakat Kudus bisa mendapatkan layanan kesehatan yang lengkap di daerah sendiri,” ujarnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















