KUDUS, Beritajateng.id – Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, resmi menerima gelar kehormatan dari Keraton Kasunanan Surakarta. Ia diangkat menjadi salah satu penasihat Raja Pakubuwono XIV, khususnya mengenai topik-topik yang berkaitan dengan generasi muda.
Pengukuhan gelar itu berlangsung khidmat di Keraton Solo, Minggu siang, 7 Desember 2025. Momen tersebut menjadi sorotan karena terjadi tanpa adanya komunikasi awal sebelumnya.
Dalam prosesi adat yang penuh tradisi, Bellinda dianugerahi gelar Kanjeng Mas Ayu Putri Sulistyaningtyas.
Bellinda menilai gelar tersebut sebagai sebuah kehormatan sekaligus amanah besar yang tidak diberikan secara sembarangan. Ia mengaku terkejut ketika menerima undangan mendadak dari pihak keraton, yang langsung dibarengi dengan pengukuhan.
“Saya sendiri tidak tahu sebelumnya. Tiba-tiba mendapat undangan dan langsung dikukuhkan. Tentu ini anugerah yang sangat saya syukuri,” tuturnya di Kudus, Senin, 8 Desember 2025.
Menurutnya, peran penasihat bukan sekadar gelar simbolik, namun melekat tanggung jawab moral dan etika.
“Tentu saya harus menjaga perilaku, menjaga nama baik, dan tidak melakukan hal negatif. Gelar ini adalah amanah besar,” tegasnya.
Meski kini mengemban gelar tambahan, Bellinda memastikan tugasnya sebagai Wabup Kudus tidak akan terganggu. Ia menyatakan tetap menjalankan tanggung jawab pemerintahan seperti biasa dan memastikan pelayanan publik tetap menjadi prioritas.
Mengenai dinamika internal Keraton Solo yang sempat ramai dibicarakan publik, Bellinda memilih tidak berkomentar. Ia menegaskan fokusnya adalah menjalankan amanah baru tersebut secara profesional, terutama dalam konteks kolaborasi program.
Ke depan, ia menyebut Pemerintah Kabupaten Kudus dan Keraton Kasunanan akan mulai menjajaki kerjasama, terutama untuk pemberdayaan generasi muda. Baginya, era digital membuka peluang baru untuk kolaborasi lintas wilayah tanpa batasan geografis.
“Kami berencana menjalin komunikasi lebih lanjut dengan pihak keraton, khususnya untuk program-program yang mendorong kreativitas dan masa depan anak muda,” jelasnya.
Bellinda juga mengaku sempat bertemu dengan Gusti Purbaya meski waktunya terbatas akibat padatnya agenda prosesi. Ia menyebut peluang komunikasi dan kolaborasi lanjutan sangat terbuka.
“Insyaallah nanti akan ada komunikasi lanjutan. Yang jelas, tugas saya sebagai wakil bupati tetap berjalan, karena pelayanan kepada masyarakat adalah yang utama,” tandasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















