KUDUS, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi membebaskan biaya perawatan bagi warga Kudus terdampak banjir.
”Kami turut prihatin atas musibah bencana yang sedang melanda berbagai wilayah di Kabupaten Kudus. Selama masa status tanggap darurat ini, semua pasien yang menjalani perawatan di RSUD dr, Loekmono Hadi, biayanya gratis,” kata Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Abdul Hakam.
Ia menuturkan, hingga saat ini tercatat ada dua warga terdampak banjir yang menjalani perawatan di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Satu warga menjalani pengobatan rawat jalan dan satu warga rawat inap.
”Keduanya warga Jetis Kapuan, Kecamatan Jati. Untuk yang rawat jalan keluhannya demam, sementara yang opname ada keluhan nyeri perut dan memiliki riwayat DM,” jelasnya.
Lebih lanjut, Hakam juga mengimbau kepada masyarakat terdampak banjir agar tidak menunda untuk memeriksakan kondisi kesehatan apabila mengalami keluhan.
“Kami mengimbau warga yang terdampak banjir untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan seperti demam, diare, penyakit kulit, atau gangguan kesehatan lainnya. Jangan menunggu sampai kondisi memburuk, karena penanganan sejak dini akan sangat membantu proses penyembuhan,” ujarnya.
Ia berharap agar masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan pasca banjir serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna mencegah munculnya berbagai penyakit.
“Kami berharap masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan kualitas air yang digunakan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Semoga situasi segera membaik dan warga dapat kembali beraktivitas dengan normal,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















