PATI, Beritajateng.id – Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto mengangkat isu pedagang kaki lima (PKL) di Alun-Alun Kembangjoyo dalam disertasi untuk gelar doctor di Universitas 17 Agustus Semarang.
Dalam disertasi berjudul “Penguatan Regulasi Pedagang Kaki Lima dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah” itu, Joni ingin agar penataan PKL Kembangjoyo bisa seperti di kota-kota besar Solo dan Jogja.
Ia menuturkan, disertasi itu berangkat dari keprihatinannya atas kondisi PKL Kembangjoyo yang semula berjumlah ratusan kini hanya tersisa sekitar 20-an PKL. Hal ini menurutnya karena penataan yang kurang optimal padahal alun-alun mendapatkan anggaran hingga miliaran rupiah untuk revitalisasi.
“Padahal pembiayaan Alun-alun Kembangjoyo itu Rp10 miliar lebih, dan itu saya lihat dinas dan OPD terkait kurang bekerja sama dengan baik,” ujarnya, Kamis 16 April 2026.
Ia pun berkomitmen untuk terus mengawal penataan alun-alun agar bisa menjadi tempat yang representatif bagi PKL.
“InsyaAllah kita tidak hanya mengkritik tapi nanti kita bantu dengan masalah ini,” tegasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















