PATI, Beritajateng.id – Seorang pria berinisial PSW (35) ditemukan meninggal dunia di teras ruko counter handphone I.Point Desa Semampir, Kecamatan Pati, pada Selasa, 3 Februari 2026 malam.
Kronologi peristiwa bermula saat korban asal Desa Batokan, Kecamatan Kasiman, Bojonegoro, itu terlihat duduk lemas di kursi depan counter dalam kondisi sesak napas pada sekitar pukul 22.15 WIB.
Tak lama berselang, sekitar pukul 22.30 WIB, korban tiba-tiba terjatuh dan dalam posisi tertelungkup di teras ruko. Saksi mata, Safa Karmila Rosa, karyawan counter I.Point, kemudian menghubungi rekannya Moh. Diky Wahyudi dan melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa setempat, Suyanto.
Kapolresta Pati melalui Kepala SPKT Polresta Pati, Ipda Sismiyarto, mengatakan personel piket Polsek Pati Kota bersama Pamapta dan Inafis Polresta Pati segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP.
“Begitu laporan masuk, petugas langsung kami turunkan untuk memastikan kondisi korban serta mengamankan lokasi kejadian,” ujarnya.
Korban kemudian dievakuasi ke ruang jenazah RSUD RAA Soewondo Pati untuk dilakukan pemeriksaan medis. Tim dokter dari Puskesmas Pati I yang dipimpin dr. Aprino melakukan pemeriksaan luar dan menemukan luka robek di bagian kepala sebelah kiri, namun tidak terdapat lebam, pendarahan, maupun tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh lainnya.
“Hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya indikasi penganiayaan atau kekerasan,” tegas Ipda Sismiyarto.
Saat ditemukan, korban tidak membawa identitas diri. Unit Reskrim Polsek Pati Kota kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya identitas korban dipastikan setelah keluarga dari Bojonegoro menghubungi pihak kepolisian.
Setelah seluruh proses pemeriksaan dan administrasi selesai, jenazah korban diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk dipulangkan dan dimakamkan di daerah asalnya.
Hingga seluruh rangkaian penanganan selesai, situasi di sekitar lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif.
“Seluruh tahapan kami laksanakan secara profesional, sesuai prosedur, dan transparan,” pungkas Ipda Sismiyarto.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















