PATI, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menggelar kegiatan Tarawih dan Silaturahmi Bersama (Tarhima) ketiga di bulan Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang digelar di Gedung DPRD Pati pada Selasa malam, 3 Maret 2026 ini dihadiri Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, bersama jajaran anggota DPRD Pati, perangkat daerah, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Chandra mengajak seluruh pihak memaknai Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, melainkan waktu untuk menata kembali niat, memperkuat introspeksi diri, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun daerah.
“Malam hari ini kita di acara Tarawih bersama di bulan Ramadan. Kita saling introspeksi diri. Semua harus kita teguhkan kembali untuk bersama-sama satu visi, yaitu untuk membangun Kabupaten Pati yang makmur dan sejahtera,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri. Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci agar setiap kebijakan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Tidak lupa dukungannya, khususnya teman-teman anggota dewan DPRD Kabupaten Pati, supaya kedepannya bisa bersinergi lagi untuk membangun Kabupaten Pati,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Chandra turut mengungkapkan harapannya agar setiap kebijakan yang lahir dapat dibahas dan dirumuskan secara bersama, dengan hati yang jernih dan niat yang tulus, semata-mata untuk kemajuan daerah.
“Kebijakan untuk Kabupaten Pati dapat kita rembuk bersama dengan hati yang ikhlas demi kemajuan Kabupaten Pati. Semua ini untuk saling mengingatkan. Apabila ada kebijakan-kebijakan kami yang tidak benar, kami minta tolong untuk diingatkan dan diberi masukan solusi untuk Kabupaten Pati,” tegasnya.
Momentum Tarhima ketiga ini tidak hanya menjadi ruang ibadah, tetapi juga ruang dialog moral antara pemerintah dan wakil rakyat.
Selain salat Isya dan Tarawih berjamaah, acara Tarhima ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial di bulan penuh berkah. Chandra mengatakan santunan ini semakin menguatkan pesan bahwa pembangunan bukan semata soal angka dan program, melainkan juga tentang kepedulian dan empati.
“Di tengah suasana Ramadan yang penuh keberkahan, Tarhima menjadi simbol bahwa kebersamaan, keterbukaan, dan keikhlasan adalah fondasi utama dalam melangkah menuju Kabupaten Pati yang lebih makmur dan sejahtera”, pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















