PEKALONGAN, Beritajateng.id – Plt Bupati Sukirman mengungkap akan menambah penerangan di wilayah sekitar Alun-Alun Kajen. Hal ini menyusul maraknya temuan botol minuman keras (miras) hingga alat kontrasepsi yang memicu keluhan warga.
Sukirman menuturkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan telah merencanakan penataan Alun-Alun Kajen pada 2027. Namun ia menegaskan akan ada upaya percepatan setelah munculnya berbagai keluhan aktivitas negatif di ruang publik tersebut.
“Yang penting terang, tidak ada lagi tempat yang remang-remang seperti itu,” katanya usai menghadiri pembukaan Perlintasan Sebidang Kereta Api JPL 126 KM 98+290 Petak Pekalongan-Sragi di Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, Senin, 27 Juli 2026.
Menurutnya, penambahan penerangan akan dilakukan di seluruh taman dan ruang terbuka yang dinilai rawan dimanfaatkan untuk kegiatan negatif. Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga ketertiban dan kesopanan di ruang publik.
“Semua taman, ya. Depan pendopo dan sebagainya yang memang remang-remang seperti itu harus kita buat terang-benderang,” tegasnya.
Selain penerangan, Sukirman menuturkan upaya operasi penertiban juga akan digencarkan. Ia memastikan akan menginstruksikan Satpol PP untuk rutin melakukan pemantauan di Alun-Alun Kajen dan area publik lainnya termasuk Hutan Kota Kajen.
“Operasi yang akan kita lakukan itu akan terus berjalan. Nanti kita juga bekerja sama dengan kepolisian. kita akan tegas untuk itu,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan Agus Purwanto mengatakan pihaknya akan menerjunkan tim untuk melakukan survei di sejumlah titik yang berpotensi digunakan untuk aktivitas negatif.
“Hasil survei tersebut akan menjadi dasar penambahan lampu penerangan jalan, termasuk di kawasan taman,” kata dia.
Menurutnya penambahan penerangan di taman akan dilakukan apabila hasil survei menunjukkan adanya kebutuhan tersebut. Realisasi penambahan penerangan ini akan diupayakan melalui Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
“Termasuk taman. Nanti setelah survei, akan kita tambah penerangan bila memang diperlukan. Insya Allah bisa melalui perubahan anggaran tahun ini. Jadi lewat perubahan anggaran,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















