PEKALONGAN, Beritajateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan menyiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di Aula Dinas Perhubungan, Senin siang, 15 Desember 2025.
Wali Kota Achmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf) mengatakan, rapat tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia mengatakan, persiapan itu dilakukan secara terkoordinasi.
“Memang sudah kita jadwalkan rapat koordinasi siang ini di kantor Dishub dengan stakeholder terkait, termasuk dengan teman-teman dari gereja,” ujar Aaf.
Ia menegaskan, selama ini perayaan hari besar keagamaan di Kota Pekalongan telah menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen, baik dari sisi keamanan maupun kelancaran aktivitas masyarakat. Namun demikian, koordinasi tetap diperlukan untuk memetakan kebutuhan teknis di lapangan.
“Kita perlu tahu kebutuhan lalu lintasnya seperti apa, parkirnya bagaimana, estimasi kendaraan berapa, supaya bisa kita atur dengan baik,” jelasnya.
Terkait pengaturan kendaraan berat, Aaf menyebut sudah ada surat edaran dari Kementerian Perhubungan, termasuk kebijakan diskon tarif tol sebesar 20 persen untuk ruas Pemalang–Batang. Kendati demikian, ia mengungkap masih ditemukan truk yang melintas di jalan kota.
“Sebenarnya dari teman-teman Dishub, dari teman-teman Satlantas, dari Polres itu sudah rutin melakukan operasi. Ya itu tadi, kucing-kucingan terus. Tapi ya itu tidak menyurutkan kita untuk terus, jangan patah semangat, harus terus koordinasi, terutama dengan teman-teman yang terkait dengan lalu lintas.” katanya.
Sementara itu, terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di ruas tol, Aaf menilai faktor utama terletak pada kelengkapan rambu dan kedisiplinan pengguna jalan.
“Kalau saya rasa, nanti rambu-rambunya sudah terpasang. Rambu-rambu darurat khusus untuk Lebaran dan Tahun Baru itu kan masih ada. Terus ketaatan masyarakat dalam berlalu lintas, dalam arti lampu merah, marka jalan, dan sebagainya, semuanya itu ditaati. Saya rasa lancar lah, untuk meminimalisir kecelakaan.” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















