PEKALONGAN, Beritajateng.id – Satu warga Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto, berinisial R (68) tewas akibat penusukan yang dilakukan seorang pria, Selasa sore, 23 Juni 2026. Diduga pria tersebut mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) dan mengamuk saat peristiwa terjadi.
Selain korban tewas, pria ODGJ tersebut juga melukai seorang ibu rumah tangga berinisial D yang sempat berupaya memberikan pertolongan saat kejadian berlangsung.
Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Ipda Warsito, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, kejadian terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di halaman rumah korban.
“Peristiwa penusukan terjadi di Desa Tratebang. Satu korban meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka,” kata Ipda Warsito, Rabu, 24 Juni 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban R tengah berkumpul bersama warga usai mencari rumput. Setelah itu, korban menjemur pakaian di halaman rumahnya.
Tak lama kemudian, pelaku berinisial S diduga keluar dari rumahnya sambil membawa pisau kecil. Tanpa diduga, pelaku langsung menyerang korban R dengan senjata tajam tersebut.
Melihat kejadian itu, D berusaha menolong sambil berteriak meminta bantuan warga. Namun, pelaku juga menyerang D hingga mengalami luka di bagian kepala dan tubuh.
Usai melakukan aksinya, pelaku kembali ke rumahnya. Warga kemudian berupaya menolong kedua korban dan membawa mereka ke rumah sakit. Namun, korban R dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Karomah Pekalongan.
Ipda Warsito menambahkan, petugas kepolisian langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Personel Polsek Wiradesa melakukan langkah-langkah kepolisian di tempat kejadian perkara.
Sekitar pukul 18.50 WIB, pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Wiradesa untuk penanganan lebih lanjut.
“Pelaku sudah diamankan. Dugaan sementara yang bersangkutan merupakan orang dengan gangguan jiwa, namun masih akan didalami melalui pemeriksaan dan koordinasi dengan pihak terkait,” jelasnya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut.
“Penanganan kasus masih berlangsung dan perkembangan akan kami sampaikan sesuai hasil penyelidikan,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















