REMBANG, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai merealisasikan pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024.
Kepala Dinhub Rembang, Drupodo menjelaskan ada sebanyak 438 titik LPJU yang ditargetkan terpasang pada tahap pertama.
Pemasangan tahap awal ini akan difokuskan pada LPJU yang hanya membutuhkan stang dan lampu, karena tiang penyangga memanfaatkan tiang listrik milik PLN.
“Pemasangan sudah dimulai minggu kemarin. Hari ini kami memasang 20 titik di Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan,” ujar Drupono saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 24 November 2025.
Ia mengungkap saat ini sekitar 100 titik LPJU telah terpasang di sejumlah kawasan. Adapun target pemasangan diharapkan selesai pada Rabu, 26 November 2025.
“Yang sudah terpasang di Kecamatan Kaliori, Sumber, dan Sedan. Besok dijadwalkan ke Kecamatan Gunem,” terangnya.
Menurutnya, pemasangan LPJU dengan tiang penyangga milik Dishub akan dilakukan setelah tahap pertama selesai, sembari menunggu koordinasi dengan PLN terkait pengadaan sumber daya baru atau penambahan daya.
Drupodo menegaskan, lokasi pemasangan LPJU diprioritaskan berdasarkan usulan masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Karena itu, titik lampu tidak dipasang penuh dalam satu jalur.
Meski demikian, Drupono menegaskan 14 kecamatan se-Kabupaten Rembang akan menerima manfaat yang sama.
Selain dari APBD kabupaten, Rembang juga menerima bantuan pemasangan LPJU dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebanyak 30 titik yang tersebar di sepanjang Jalan Provinsi mulai Masjid Lasem hingga perbatasan Jateng–Jatim di Kecamatan Sale.
Adapun dukungan dari Pemerintah Pusat juga telah direalisasikan melalui pemasangan 30 titik LPJU di jalur nasional antara Kecamatan Rembang hingga Bulu, serta di jalur Pantura dari Rembang menuju perbatasan Jateng–Jatim di Kecamatan Sarang.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Tia















